TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setiap kandidat calon gubernur dan wakil gubernur tentu menargetkan kemenangan politik dalam Pilkada DKI Jakarta. Namun bagi cagub DKI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid, memenangkan pilkada DKI Jakarta bukan sekadar secara politik. Ada tiga makna kemenangan yang harus dicapai melalui pilkada.
"Bahwa pilkada bukan sebatas momentum politik. Melalui pemilihan gubernur DKI Jakarta ini, kita tentu akan menghadirkan tiga kemenangan," ujar Hidayat dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Senin(30/4/2012).
Tiga kemenangan itu, jelas Hidayat, adalah pertama kemenangan melalui kerja-kerja fisik. Kedua, kemenangan sebagai sesuatu yang rasional karena kehadiran Hidayat bersama PKS untuk memenangkan kontestasi politik adalah rasional. Orang bilang kita layak menang di Jakarta.
"Ketiga, ini yang paling penting dari yang lainnya, yakni menghadirkan kemenangan karena semata-mata kedekatan kita kepada Allah. Karena yang dipentingkan bukan hanya sekedar menang secara politik, tapi hal apa yang bisa dilakukan setelah kemenangan itu sebagai bentuk pendekatan kepada Allah," cetus Hidayat.
Hidayat juga mengungkapkan ada 30 kampus yang telah tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Peduli Jakarta. Mereka, kata mantan Ketua MPR ini, siap siaga memenangkan Hidayat+Didik untuk Jakarta.
PKS, ujar Hidayat, akan terus menyolidkan barisan dan memanaskan mesin politiknya, yang akan berpuncak pada berhimpunnya seluruh kader dan simpatisan PKS di Gelora Bung Karno nanti.
Hidayat juga mengatakan pihaknya seringkali 'dikompori' oleh para tokoh dakwah di luar negeri.
"Kami sekali tampil langsung menang pemilu, itu kata Tunisia dan Mesir. Antum nih Indonesia kapan menangnya sudah 2 kali pemilu? Dan Insya Allah, kita akan mulai di pemilukada Jakarta 2012," kata Hidayat.
Sementara itu saat berkumpul di GOR Bulungan, Jakarta setiap kader di sepuluh kecamatan di Jaksel menggelar direct selling. Mereka berkeliling kampung dengan menggunakan mobil bak terbuka bertuliskan 'Hidayat+Didik'. Dengan menggunakan pengeras suara, mereka menyerukan warga masyarakat yang mereka lalui untuk mendukung dan memilih 'Hidayat+Didik'.
Sementara kader lainnya, turun mengetuk pintu-pintu rumah untuk memperkenalkan Hidayat+Didik melalui brosur dan stiker yang mereka bawa.
Usai menggelar direct selling, para kader bergerak ke GOR Bulungan untuk bertemu langsung dengan Hidayat+Didik.
Hidayat dan Didik tiba di GOR Bulungan tepat pukul 13.50 WIB dan langsung disambut dengan yel-yel: 'Yo ayo Bang Dayat dan Bang Didik' dari Garda Pemuda Keadilan. Suara takbir langsung menggema di dalam GOR saat Hidayat memasuki gedung.



Yahoo! OMG