Liputan6.com, Jakarta: Partai Golkar telah mencalonkan Aburizal Bakrie pada Pilpres 2014 mendatang sebagai capres. Kendati demikian, banyak pengamat menilai pencalonan Ical, sapaan Aburizal Bakrie, akan terhalang kasus Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, yang merendam ribuan rumah warga.
Namun, Ical menegaskan permasalahan semburan lumpur tersebut bukanlah murni kesalahan perusahaan Lapindo Brantas yang dimilikinya, melainkan ada faktor alam. "Lembaga hukum tertinggi adalah Mahkamah Agung (MA). MA menyatakan bahwa tidak ada kesalahan," tegas Ical saat konfrensi pers Pernyataan Politik Rapimnas IV Partai Golkar 2012 di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (2/11).
Meski dinyatakan tidak bersalah oleh MA terkait kasus tersebut, Ical menegaskan pihaknya akan bertanggung jawab memberikan ganti rugi. Menurutnya seluruh korban akan mendapatkan tempat tinggal baru sesuai kesepakatan pembayaran ganti rugi terhadap tanah warga.
Meski belum selesai semua, Ical juga berjanji akan menyelesaikan proses jual beli tersebut secepatnya. "Terkait jual beli akan dilakukan secepatnya karena kan butuh waktu," tegasnya.
Sementara itu, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham juga optimistis kasus lumpur Lapindo itu tidak akan mengganggu elektabilitas Ical sebagai capres. "Tidak. Justru MA telah memutuskan bahwa itu adalah gejala alam. Lapindo tidak bersalah. Karena ini adalah keputusan dari lembaga tertinggi yudikatif maka kita harus hormati itu," tegas Idrus.(ADI/ADO)

