Berburu Harta Luthfi

ICC Pastikan Pembebasan Timnya dari Zintan

Den Haag (AFP/ANTARA) - Empat utusan Pengadilan Pidana Antarbangsa, yang ditahan di Zintan pada bulan lalu setelah mengunjungi anak laki-laki mendiang pemimpin Libya Moamar Gaddafi, terbang meninggalkan Libya pada Senin, kata juru bicara ICC.

"Presiden Pengadilan Pidana Antarbangsa (ICC) Hakim Sang-Hyung Song, bersama dengan empat anggota ICC, yang sebelumnya ditahan di Zintan, Libya, meninggalkan Tripoli pada malam ini (Senin) untuk kembali ke Denhaag, Belanda," kata pernyataan juru bicara ICC Fadi El-Abdallah.

Keempat staf itu kembali "dengan sebuah pesawat terbang yang disediakan dengan gratis oleh pemerintah Italia, pasca pembebasan ke empat anggota staf ICC hari ini," tambahnya.

Keempat staf ICC, termasuk pengacara Australia Melinda Taylor, telah ditahan di Zintan barat daya Tripoli sejak 7 Juni setelah berkeliling di lokasi itu untuk membantu menyiapkan pembelaan Seif al-Islam.

Taylor dituduh membawa pena kamera dan mencoba untuk memberi Seif al-Islam surat berkode dari mantan tangan kanannya, Mohammed Ismail, yang diinginkan oleh pihak-pihak berwenang di Libya.

Tiga staf ICC lain yang ditahan adalah penerjemah Taylor dari

Lebanon, Helen Assaf, dan dua koleganya asal Russi Alexander Khodakov dan asal Spanyol, Esteban Peralta Losilla. (jk)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.