Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    ICW Dukung Pembentukan Badan Khusus Pengelola Haji

    TEMPO.CO, Jakarta -Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesian Corruption Watch (ICW), Ade Irawan, mengatakan bahwa ICW mendukung usulan Dewan Perwakilan Rakyat untuk membuat badan khusus pengelola haji. »Kami mendukung 100 persen hal itu,” kata Ade saat dihubungi Tempo Rabu 22 Februari 2012.

    Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat mengusulkan agar penyelenggaraan ibadah haji tidak dikelola Kementerian Agama. "Kami usulkan membentuk badan khusus," kata anggota Komisi VIII, Abdul Hakim di gedung DPR, Selasa, 21 Februari 2012.

    Menurut Ade, dengan adanya badan khusus tersebut, kewenangan pengelolaan haji tidak hanya dipegang satu lembaga. Selama ini, kata Ade, korupsi terkait haji marak karena Kementerian Agama memonopoli kewenangannya. "Selama ini yang pegang regulasi, eksekusi, dan pengawasan tentang haji hanya Kemenag," katanya.

    Ade mengatakan apabila fungsi regulasi, eksekusi dan pengawasan haji dipegang satu lembaga saja, kemungkinan terjadinya korupsi lebih tinggi.

    Badan khusus ini menurut Andi dapat menjadi lembaga eksekusi. Sedangkan lembaga pengawasnya dapat dari lembaga independen. "Semangat (untuk membentuk badan khusus ini) perlu diapresiasi, bentuknya nanti bisa diperdebatkan,” katanya.

    MITRA TARIGAN

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    5 komentar

    • Arief  •  2 bulan yang lalu
      terlepas dari memperbanyak lembaga, gw masih terheran2 ternyata pemahaman agama islam para pejabat kementrian agama ga lebih baik dari anak TK. saya bahkan ragu apakah mereka benar2 islam....
    • Batik Wonk  •  2 bulan yang lalu
      Ade irawan mengatakan apabila fungsi regulasi, eksekusi dan pengawasan haji dipegang satu lembaga saja, kemungkinan terjadinya korupsi lebih tinggi,..dia berpikir juga tidak bila di perbanyak lembaga kepengurusan haji akan terjadi korupsi massal di setiap lembaga tersebut,..indonesia....ouh
    • Makmuri Aziz  •  2 bulan yang lalu
      Memang semua ingin ngurus karena kurang pekerjaan atau ngga nerima dengan tugas yang sudah ada sehingga ramai-ramai berebut harta karun haji. Wong tinggal ditingkatkan, diperkuat pelayananannya dan koreksi kelemahan yang ada, kok buat lembaga baru. Akhirnya semua persoalan yang ada diselesaikan dengan pembentukan lembaga baru. Sungguh lucu negeri ini dan suka pada pemborosan. Wallohu A'lam.
    • Obat hati  •  2 bulan yang lalu
      DI PINTU SETIAP RUANGAN KEMENAG UR HAJI TERTULIS "DILARANG PUNGLI, MEMBERI UANG TIPS.... SEMUA PENGURUSAN TANPA BIAYA, DSB". KENYATAANNYA KALAU KITA TERLIHAT KEPAYAHAN DALAM URUSAN HAJI MAKA PEGAWAINYA TAMPAK JUAL MAHAL, MEMBUAT PROSEDUR DADAKAN, MENGHILANG... POKONYA MACAM2 CARA DILAKUKAN YG UJUNGNYA JIKA DISODORKAN FULUS, BERES MASALAH, BAHKAN MEREKA DENGAN SENYUM SIMPUL MENAWARKAN DUDUK DIKURSI.
      TAIK KUCING SEMUA... DENGAN PELAYANAN DEPAG.... BUBARKAN DEPAG! MASUKKAN PEMBINAAN UMMAT BERAGAMA KE DALAM MENKO KESRA...
    • Obat hati  •  2 bulan yang lalu
      KHUSUS PELAYANAN HAJI, PEMERINTAH SEMESTINYA HANYA SBG REGULATOR, BIARKAN SWASTA MENGELOLA PROSES PELAYANAN PERGI HINGGA PULANGNYA. DGN DEMIKIAN HARGA DAN PELAYANAN AKAN BERSAING... UMAT ISLAM AKAN DIUNTUNGKAN.