Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 27,11 poin pada akhir pekan didorong saham otomotif.
IHSG BEI ditutup naik 27,11 poin atau 0,64 persen ke posisi 4.244,62. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 4,92 poin (0,68 persen) ke level 730,37.
Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, menguatnya saham-saham sektor aneka industri seperti Astra International (ASII) dan Indomobil Sukses internasional (IMAS).
"Ekspektasi pelaku pasar terhadap perusahaan otomotif di dalam negeri akan membukukan kinerja yang meningkat, hal itu dikarenakan dalam `Indonesia International Motor Show` (IIMS) tahun ini penjualan mobil diperkirakan meningkat," kata dia.
Ia menambahkan, perkiraan pasar akan meningkatnya penjualan otomotif di dalam negeri mendorong pelaku pasar mengambil posisi pada saham-saham otomotif.
Selain itu, lanjut dia, meningkatnya harga komoditas global juga mendorong saham sektor pertambangan di dalam negeri juga meningkat.
"Setelah saham sektor otomotif, saham sektor pertambangan turut membantu kenaikan indeks BEI pada akhir pekan," ujar dia.
Saham yang mengalami kenaikan Kamis ini diantaranya, Astra International (ASII) naik Rp150 ke Rp7.400, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp1.050 ke Rp42.000, Indomobil Sukses Internasional (IMAS) naik Rp50 ke Rp5.750.
Sementara saham yang melemah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp650 ke Rp47.250, Astra Agro (AALI) turun Rp400 ke Rp21.700, Indosat (ISAT) turun Rp350 ke Rp5.350.
Frekuensi transaksi perdagangan saham sebesar 129.751 dengan volume mencapai 4,463 miliar lembar saham senilai Rp3,978 triliun. Tercatat 144 saham menguat, sebanyak 105 saham melemah, sementara 103 saham belum bergerak nilainya atau stagnan.
Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 144,02 poin (0,70 persen) ke level 20.734,94, indeks Nikkei-225 naik 23,02 poin (0,25 persen) ke level 9.110,01, dan Straits Times menguat 17,24 poin (0,57 persen) ke level 3.080,51. (ar)


