Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis, dibuka menguat sebesar 13,93 poin seiring dengan penguatan bursa saham AS.
IHSG BEI dibuka naik 13,93 poin atau 0,32 persen ke posisi 4.318,75. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,56 poin (0,48 persen) ke level 739,43.
"Bursa AS ditutup menguat tadi malam setelah pernyataan juru bicara kongres dan presiden AS bahwa solusi `fiscal cliff` akan segera disepakati," kata analis Samuel Sekuritas Benedictus Agung di Jakarta, Kamis.
Ia mengemukakan, seiring dengan penguatan bursa AS tadi malam, bursa Asia pagi ini dibuka menguat memfaktorkan optimisme solusi "fiscal cliff" di AS serta antisipasi kemenangan partai oposisi di Jepang yang akan cenderung memberikan stimulus bagi perekonomian Jepang.
Ia menambahkan, beberapa saham yang telah terkoreksi signifikan pada hari sebelumnya seperti grup Astra dan sektor "crude palm oil" (CPO) diperkirakan mengalami teknikal "rebound" hari ini.
Analis Sinarmas Sekuritas James Wahjudi menambahkan, pada perdagangan hari ini secara teknikal indeks BEI akan bergerak "mixed" di kisaran 4.274-4.330 poin.
"Dirilisnya data penjualan rumah baru di AS memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks BEI," katanya.
Selain itu, lanjut dia, antisipasi terhadap dirilisnya data "initial jobless claims" dan "pending home sales" AS juga memberikan sentimen tambahan.
Ia mengatakan, beberapa saham-saham yang dapat diperhatikan untuk perdagangan hari ini, yakni Charoen Pokphand (CPIN), Unilever (UNVR), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Adaro Energy (ADRO).
Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 107,14 poin (0,49 persen) ke level 21.816,12, indeks Nikkei-225 naik 70,11 poin (0,75 persen) ke level 9.378,46, dan Straits Times menguat 16,09 poin (0,53 persen) ke level 3.027,86. (tp)


