Berburu Harta Luthfi

IHSG Dibuka Terkoreksi 17,34 Poin

  • 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    Tempo
    22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah  

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perumahan Rakyat dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF melibatkan delapan bank nasional dan 14 bank pembangunan daerah dalam program kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembangunan perumahan (KPR FLPP). Ini tercatat dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak hari ini, Rabu, 22 Mei 2013, di Hotel Le Meridien, Jakarta.

  • Emas Jatuh Jelang Kesaksian Bernanke di Kongres

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor tetap berhati-hati menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve Ben Bernanke tentang prospek ekonomi AS di Kongres pada Rabu. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 6,5 dolar AS, atau 0,47 persen, menjadi menetap di 1.377,6 dolar AS per ounce. Bernanke pada Rabu akan memberikan keterangan tentang prospek ekonomi AS, sementara Komite Pasar

  • Pengamat Ingin Chatib Basri Tiru Agus Marto

    Pengamat Ingin Chatib Basri Tiru Agus Marto

    Tempo
    Pengamat Ingin Chatib Basri Tiru Agus Marto

    TEMPO.CO, Jakarta-Pengamat ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Latif Adam meminta Menteri Keuangan Chatib Basri menjadikan Agus Martowardojo sebagai tolok ukur. "Cara-cara seperti Pak Agus harus dipegang oleh Menteri Keuangan yang baru, yaitu bisa bersih-bersih agenda politik," kata dia di Jakarta, Selasa, 22 Mei 2013.

Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu kembali melanjutkan koreksi sebesar 17,34 poin didorong data manufaktur AS yang turun.

IHSG BEI dibuka turun 17,34 poin atau 0,42 persen ke posisi 4.087,91. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 4,41 poin (0,63 persen) ke level 699,93.

"Data ekonomi AS yakni manufaktur yang turun memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan bursa Asia termasuk indeks BEI pagi ini," kata analis Sinarmas Sekuritas James Wahjudi di Jakarta, Rabu.

James Wahjudi menambahkan, antisipasi menjelang rapat bank sentral Eropa (ECB) pada Kamis pekan ini dan antisipasi terhadap data "purchasing managers index" (PMI) negara-negara Euro yang akan diumumkan juga akan memberikan sentimen tambahan.

Ia merekomendasikan beberapa saham-saham yang dapat diperhatikan untuk perdagangan hari Rabu yakni Mayora (MYOR), Ciputra Development (CTRA), Arwana Citramulia (ARNA), Tower Bersama Infrastructure (TBIG).

"Sementara, pada perdagangan hari Rabu secara teknikal indeks BEI diperkirakan bergerak fluktuasi di kisaran 4.086-4.140 poin," katanya.

Sementara itu, analis E-Trading Securities Andrew Argado menambahkan, investor pasar saham yang masih menunggu sentimen positif global mendorong mengambil posisi lepas saham.

"Sebagian investor masih `wait and see` seraya melepas portofolio sahamnya hingga adanya sentimen positif baru. Belum adanya titik terang dari kebijakan pemerintah AS serta dari Eropa menjadi salah satu pemicunya," ujar Andrew Argado.

Ia memperkirakan, di tengah sentimen yang belum pasti diproyeksikan indeks BEI akan bergerak "mixed" di kisaran 4.040-4.170 poin. Secara teknikal, beberapa saham yang dapat diperhatikan, yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Astra International (ASII), Indomobil (IMAS), Semen Gresik (SMGR).

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 205,10 poin (1,06 persen) ke level 19.224,81, indeks Nikkei-225 turun 66,70 poin (0,76 persen) ke level 8.708,81 dan Straits Times melemah 14,98 poin (0,50 persen) ke level 2.996,57.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat