Laporan Wartawan Tribun jakarta, Arif Wicaksono
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat terbatas pada perdagangan hari ini (10/10/2012). Menguatnya IHSG masih menunggu kenaikan bursa asia yang menunjukan kenaikan kemarin.
Betrand, Analis Etrading Securities, mengatakan bahwa IHSG berpeluang reobound jika menyentuh titik terendahnya pada perdagangan hari ini. Ia menyatakan bahwa secara teknikal kenaikan IHSG masih dalam tahap konsolidasi.
"Uptrend MACD histogram masih berada pada area positif dan stockhastic berada pada area normal. Pada perdagangan besok kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan sentimen positif, diperkirakan support berada pada 4200 dan resistance 4330," katanya di Jakarta, (9/10/2012).
Reza Priyambada, analis Trust Securities, juga mengatakan bahwa kenaikan yang terjadi bersifat terbatas dan tidak didukung dengan volume yang ada sehingga rentan terjadi pelemahan bila data-data maupun beberapa sentimen yang ada tidak cukup kuat menahan pelemahan tersebut.
"Kenaikan IHSG, kemaren, karena kenaikan bursa Asia, Oleh karena itu lah, pergerakan masih akan cenderung variatif dan kami perkirakan IHSG akan berada pada support 4.245-4.265 dan resistance 4.297-4.305," katanya.
Sementara itu, Purwoko Sartono, Research Analyst PT. Panin Sekuritas Tbk, memperkirakan IHSG akan bergerak dikisaran support-resistance; 4.255-4.292.
Ia mengatakan bahwa dengan rebound maka adanya peluang untuk melakukan buy on weakness pada saham sektor semen, konsumer, dan properti. Purwoko menganjurkan beberapa Saham pilihan seperti ERAA, MAPI, INTP, MTLA."Beli saham tersebut dalam skema buy on weakness," ujarnya.
Sedangkan Betrand mengajukan saham-saham yang dapat diperhatikan."Diantaranya BBRI, TLKM, ITMG," ujar Betrand.


