Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 15,24 poin pada awal pekan didorong positifnya bursa regional pada awal pekan.
IHSG BEI ditutup naik 15,24 poin atau 0,37 persen ke posisi 4.099,45. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,44 poin (0,49 persen) ke level 702,29.
"Pada awal pekan ini IHSG bergerak menguat didorong oleh menguatnya bursa regional. Kenaikan yang terjadi pada bursa Asia dan Eropa dipengaruhi oleh berlanjutnya euforia stimulus oleh Bank Sentral Eropa (ECB)," kata analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan, ECB juga merencanakan untuk menggelar pertemuan pada 3 Agustus 2012 mendatang membahas lebih detil langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mempertahankan mata uang Euro.
Ia juga mengatakan, pergerakan indeks pekan ini akan diwarnai oleh pengumuman kinerja emiten semester I 2012. Faktor teknikal, IHSG relatif berada dalam area level tinggi (resistance area) dan cukup rawan akan ambil untung (profit taking).
"Meski demikian, kami melihat IHSG masih akan berpeluang untuk menguat terbatas di kisaran 4.077-4.125 poin," kata dia.
Ia merekomendasikan beberapa saham pilihan diantaranya Ramayana Lestari Sentosa (RALS), Semen Gresik (SMGR), Pakuwon Jati (PWON), Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
Frekuensi transaksi perdagangan saham sebesar 106.880 dengan volume mencapai 2,391 miliar lembar saham senilai Rp3,649 triliun. Saham yang mengalami penguatan sebanyak 125, sementara 116 saham melemah, dan 84 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan.
Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 310,44 poin (1,61 persen) ke level 19.585,40, indeks Nikkei-225 naik 68,80 poin (0,80 persen) ke level 8.635,44 dan Straits Times menguat 30,77 poin (1,03 persen) ke level 3.029,26. (ar)


