IHSG Siang Anjlok 13 Poin

  • Harga BBM Naik, Transaksi Berjalan Membaik  

    Harga BBM Naik, Transaksi Berjalan Membaik  

    Tempo
    Harga BBM Naik, Transaksi Berjalan Membaik  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri yakin neraca transaksi berjalan pada kuartal kedua akan membaik jika kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dilakukan pada pekan ini. "Saya optimistis setelah ini (kenaikan harga BBM) neraca transaksi berjalan akan membaik," kata Chatib di Kantor Wakil Presiden, Selasa, 18 Juni 2013. …

  • BBM Jadi Naik, IHSG Melesat

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Berakhirnya polemik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 menjadi berkah bagi pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat setelah investor mendapat kepastian mengenai kenaikan harga bahan bakar dan proyeksi inflasi.Pada pembukaan perdagangan Selasa 18 Juni 2013, IHSG dibuka menguat 0,95 persen ke level 4.821,916. Pada pukul 09.27, IHSG terus menanjak hingga 4.845 dan kemungkinan akan terus menguat. …

  • BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 Persen

    BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 Persen

    Tempo
    BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 Persen

    TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda), Andriansyah, mengatakan rapat Organda menyepakati bahwa kenaikan tarif angkutan umum setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah sebesar 30-35 persen. "Kenaikan tarifnya berdasarkan perhitungan teknis yaitu 30-35 persen. Pengaruh kenaikan BBM cukup signifikan," katanya ketika dihubungi Tempo di Jakarta, Selasa, 18 Juni 2013. …

INILAH.COM, Jakarta – IHSG tidak mampu keluar dari zona negatif. Aksi jual pada saham perkebunan membebani pergerakan bursa.

Pada perdagangan Rabu (5/9/2012) sesi pertama, IHSG ditutup anjlok 13,44 poin (0,33%) ke level 4.091,81. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang turun 1,02 poin (0,15%) ke level 703,341.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 3,786 juta lot lembar saham, senilai Rp1,399 triliun dan frekuensi 56.969 kali. Sebanyak 169 saham turun, 59 naik dan 82 tidak berubah.

Hampir semua sektor melemah, kecuali aneka industri, infrastruktur dan finansial. Sedangkan sektor perkebunan anjlok terbesar menacpai 2,12%. Disusul sektor properti yang turun 1,2%, tambang 0,9%, konsumen 0,8%, industri dasar 0,5% dan perdagangan 0,4%.

Namun, asing masih terlihat melakukan aksi beli, dengan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) mencapai Rp2,281miliar. Rinciannya adalah transaksi beli Rp615 miliar dan transaksi jual sebesar RP612 miliar.

Beberapa emiten yang melemah antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 650 ke Rp 20.850, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 23.500, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 22.050, dan Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 27.600.

Sedangkan emiten-emiten lain yang menguat antara lain Inti Bangun (IBST) naik Rp 575 ke Rp 2.900, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 38.450, Indosat (ISAT) naik Rp 300 ke Rp 5.450, dan Surya Citra (SCMA) naik Rp 250 ke Rp 10.350.

Memburuknya bursa regional juga menjadi sentimen negatif. Indeks Komposit Shanghai menipis 2,42 poin (0,12%) ke level 2.041,23, indeks Hang Seng anjlok 1,23% ke level 19.190,43, indeks Nikkei 225 turun 0,87% ke 8699,25. [ast]  

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat