New Delhi (AFP/ANTARA) - India meluncurkan versi baru dari komputer tablet dengan harga sangat murah dan prosesor yang lebih cepat serta baterai yang lebih tahan lama, dijual kepada para siswa dengan harga yang telah disubsidi senilai 20 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp192.099)
Tablet Aakash, yang dijuluki komputer tablet termurah, telah dikembangkan sebagai mitra swasta publik yang bertujuan untuk membuat teknologi komputasi yang tersedia untuk para siswa di sebuah negara tempat penggunaan internet hanya sekitar 10 persen.
Produsen tablet, Datawind yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa Aakash 2 didukung oleh prosesor yang mampu berjalan tiga kali lipat lebih cepat dari versi original, memiliki layar sentuh yang lebih besar dan baterai yang mampu bertahan selama tiga jam.
"Mempelajari teknologi merupakan aspek yang sangat penting dari pendidikan," kata Presiden India Pranab Mukherjee pada Minggu dalam sebuah peluncuran resmi.
"Ini harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kami dan memperkenalkan secara tepat di semua lembaga pendidikan di seluruh negeri," tambahnya.
Versi pertama dari Aakash diluncurkan oleh pemerintah pada Oktober tahun lalu, namun itu dirusak oleh sejumlah masalah termasuk baterai yang tidak mampu bertahan lama.
Aakash 2 yang berukuran seperti buku, dikembangkan para insinyur India di universitas elit publik IIT, menjalankan sistem operasi Google, Android 4.0, dan memiliki layar berukuran tujuh inchi (18 cm).
"Berbeda dengan versi sebelumnya yang non-starter, pada versi kali ini terdapat beberapa fungsi dan fitur di tablet Android itu yang membuatnya menjadi perangkat komputasi yang layak dengan harga sekian," ujar pluggd.in, sebuah situs web di India yang menganalisa gadget. (ai/jk)


