H+5 Terperangkap

India Salahkan Pakistan Terkait Eksodus Pekerja Migran

New Delhi (AFP/ANTARA) – India menyalahkan Pakistan karena mengunggah pesan mengancam di internet yang memicu eksodus massal dari Bangalore dan Mumbai oleh para migran yang mengungsi dari rumah mereka di wilayah timur laut.


“Para agen kami menemukan bahwa banyak dari pesan tersebut diunggah ke berbagai situs di Pakistan,” ujar Menteri Dalam Negeri R.K. Singh pada wartawan, Sabtu.


“Ini kali pertama ada tindakan seperti ini dan kami yakin bahwa ini sangat patut dicela.”


Eksodus tersebut dipicu oleh ancaman yang dikirimkan lewat pesan singkat di ponsel dan internet yang menyatakan bahwa orang-orang dari negara bagian timur laut Assam akan diserang oleh Muslim setelah akhir dari bulan suci Ramadan sebagai aksi balasan dari kekerasan etnis yang terjadi baru-baru ini.


Media setempat memerkirakan bahwa lebih dari 35.000 orang mengungsi ke kota Bangalore dan Mumbai dalam beberapa hari belakangan.


Kereta tambahan dikerahkan untuk mengakomodasi pelajar dan pekerja yang panik.


Kekerasan selama tiga pekan di daerah terpencil Assam antara anggota komunitas suku Bodo dan Muslim telah merenggut setidaknya 80 jiwa dan membuat lebih dari 400.000 orang mengungsi.


Singh mengatakan bahwa India akan mengajukan protes secara formal pada Pakistan.


“Kami akan membahas masalah ini dengan Pakistan... Saya yakin bahwa mereka akan menampiknya namun teknisi kami mengetahui hal tersebut secara pasti,” ujarnya.


India memblokir pesan tersebut untuk sementara waktu guna mencegah meluasnya ancaman dan rumor tersebut. Kepolisian di kota bagian selatan Bangalore juga menangkap tiga orang yang menyebarkan gambar dan video di seluruh India.


Gambar-gambar kekerasan tersebut yang diduga dilakukan oleh Muslim memicu ketegangan dan orang-orang dari wilayah timur laut diserang di kota-kota bagian barat dan selatan.


Perdana Menteri Manmohan Singh mengatakan bahwa mereka yang menyebarkan rumor tersebut harus dihukum, dengan mengatakan “keharmonisan masyarakat” sedang dipertaruhkan.


India dan Pakistan terlibat dalam tiga perang sejak kemerdekaan pada 1947, dua di antaranya adalah tentang perebutan daerah Himalaya, Kashmir, yang dipisahkan oleh Lini Kendali militer yang ketat, yang diklaim secara penuh oleh kedua negara.


Tahun lalu mereka melanjutkan proses perdamaian tentatif mereka, yang terhenti setelah pria Islamis bersenjata dari Pakistan membunuh 166 orang di Mumbai pada November 2008. (ik/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.