Berburu Harta Luthfi

Indonesia Usung Empat Agenda dalam Pertemuan G-20

Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, delegasi Indonesia akan berkontribusi dalam pembahasan empat agenda utama pertemuan puncak G-20 Los Cabos, Meksiko, pada 17-19 Juni 2012.

"Isu yang pertama adalah tetap menjaga ekonomi global yang sehat dan selalu bertumbuh," kata Yudhoyono di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, sebelum bertolak menuju Meksiko.

Presiden menegaskan, Indonesia sangat bisa berkontribusi dalam pembahasan masalah pertumbuhan ekonomi pada tingkat global.

Hal itu disebabkan karena tren ekonomi Indonesia yang sedang tumbuh. Kondisi itu diimbangi dengan peningkatan jumlah kelas menengah.

"Kalau tren itu bisa dijaga, maka Indonesia bisa berkontribusi," kata Yudhoyono.

Masalah kedua yang akan diusung Indonesia adalah tentang arsitektur perekonomian dunia, khususnya mengenai konsep perekonomian yang inklusif.

Menurut Yudhoyono, Indonesia bisa berperan dalam membahas hal itu karena Indonesia sudah menerapkan konsep perekonomian itu melalui kredit usaha rakyat dan berbagai program pro-rakyat lainnya.

Dua pokok bahasan yang lain adalah pembangunan dan perdagangan. Kedua hal itu juga menjadi prioritas pekerjaan pemerintah selama ini.

Kunjungan ke Meksiko adalah salah satu agenda kerja Presiden di luar negeri. Selain ke Meksiko, Kepala Negara juga akan ke Brazil dan Ekuador.

Yudhoyono akan menghadiri KTT Rio+20 di Rio de Janeiro, Brazil. Pertemuan puncak tentang lingkungan hidup itu akan dilaksanakan pada 20-22 Juni.

Selain menghadiri sesi pleno KTT Rio+20, Presiden juga dijadwalkan untuk memberi sambutan di beberapa acara, yaitu "Conference on Green Economy, Leaders Valuing Nature: A Celebration of Commitments" dan menyampaikan pidato kunci pada acara "UNESCAP Regional Commissions Joint Side Event".

Selama di Brazil, Presiden Yudhoyono juga direncanakan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala negara dan kepala pemerintahan.

Setelah menghadiri KTT Rio+20, Presiden Yudhoyono rombongan akan melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Quito, Ekuador, pada 22-23 Juni.

Kunjungan tersebut adalah kunjungan pertama kali yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia semenjak hubungan diplomasi kedua negara dibuka pada tanggal 29 April 1980, serta merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Ekuador ke Indonesia pada tahun 2007.

Selama di Ekuador, Presiden Yudhoyono akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Ekuador, Rafael Correa Delgado, dan kunjungan kehormatan kepada Ketua Parlemen Ekuador, Fernando Cordero.

Presiden beserta rombongan akan tiba di Tanah Air pada Selasa, 26 Juni 2012. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.