Kabut Asap

Industri Non-migas Bisa Tumbuh 7,1 Persen  

  • Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    Tempo
    Sehari, Pesawat Lion Air Terbang 700 Kali

    TEMPO.CO, Jakarta -Lion Air kini menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Beroperasi sejak tahun 2000, Lion Air terus melakukan ekspansi besar-besaran sebagai maskapai penerbangan murah atau low cost carrier di Indonesia. Tak hanya melayani rute dalam negeri, Lion Air juga melayani penerbangan luar negeri seperti ke Vietnam, Malaysia, Singapore, dan Arab Saudi. …

  • OJK Cabut Izin Usaha Asuransi Jiwa Nusantara

    Antara

    Jakarta (ANTARA) - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Nusantara yang berkantor pusat di Jakarta Selatan sejak 12 Juni 2013. Direktur Komunikasi dan Hubungan Internasional OJK Gonthor R Aziz dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan pencabutan izin usaha itu berdasar Keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-42/D.05/2013 tanggal 12 Juni 2013. ... …

  • Pemerintah Diminta Segera Naikkan Harga BBM

    Pemerintah Diminta Segera Naikkan Harga BBM

    Antara
    Pemerintah Diminta Segera Naikkan Harga BBM

    Jakarta (ANTARA) - Pengamat energi dari ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro meminta pemerintah tak berlama-lama lagi dan segera menaikkan harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar. "Saya pikir tidak perlu berhari-hari untuk mengurus administrasinya, segara naikkan saja," katanya di Jakarta, Rabu. Rapat Paripurna DPR pada Senin (17/6) sudah menyetujui RAPBN Perubahan 2013 yang didalamnya terdapat dana kompensasi sebagai akibat kenaikan harga BBM. ... …

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian memprediksi pertumbuhan sektor industri non-migas tahun depan akan mencapai 6,8 persen. "Bahkan bila upaya-upaya maksimal bisa dilakukan, industri non-migas diperkirakan bisa tumbuh hingga 7,1 persen," kata Menteri Perindustrian, MS Hidayat, dalam jumpa pers di kantornya, Senin, 17 Desember 2012.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mendongkrak pertumbuhan industri non-migas, menurut Hidayat, adalah pemberian insentif fiskal, penyelesaian hambatan investasi, dan penetrasi ke pasar ekspor baru.

Dengan pertumbuhan di sektor industri non-migas tersebut, Hidayat mengatakan, pertumbuhan di sektor industri secara keseluruhan tahun depan bisa mencapai 6,2 hingga 6,5 persen dan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6,2 hingga 6,7 persen.

Hidayat menyadari tahun depan masih diwarnai ketidakpastian. Namun, ia tetap optimistis, sebab tahun ini kinerja sektor industri non-migas hingga kuartal III mencapai 6,5 persen.

Sementara mengenai masalah perburuhan, termasuk banyaknya unjuk rasa, kenaikan upah minimum provinsi yang ditambah upah minimum sektoral, tidak akan terlalu berdampak terhadap arus investasi dan pertumbuhan sektor industri non-migas secara keseluruhan. "Kami sudah mempertimbangkan masalah pengupahan, dengan asumsi industri padat karya dan UKM (usaha kecil menengah) diberi perkecualian," ujarnya.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Tutum Rahanta, menyatakan tak habis pikir mengapa pemerintah menetapkan upah minimum sektoral yang begitu tinggi. Di DKI Jakarta, misalnya, sektor industri padat karya macam retail dan tekstil masih kebagian jatah mengerek upah 5 persen di atas upah minimum provinsi (UMP) yang telah lebih dulu ditetapkan. Sementara upah sektor otomotif dan elektronik mendapat jatah tertinggi dengan kenaikan sampai 17 persen dari UMP. "Dengan UMP saja kita belum tentu bertahan," katanya.

Tutum juga menyatakan tidak percaya syarat penangguhan pelaksaan upah minimum akan dipermudah. "Kenyataannya, kami diminta ajukan penangguhan itu sampai 20 Desember. Sementara, mana itu aturan yang dibilang mempermudah? Payung hukumnya sampai sekarang belum ada," ujarnya.

PINGIT ARIA

Terpopuler:

Hindari Keresahan, Redenominasi Perlu Disosialisasikan

Kenaikan Upah Bisa Hantam Industri Thailand

20 Penerbangan Di Soekarno Hatta Sempat Tertunda

2013, Pasar Motor Sport Terus Bertumbuh

Pemodal Tetap Cermati Defisit Fiskal AS

Rating UMKM Bisa Menghambat Penyaluran Kredit

Puncak Permintaan Dolar Diperkirakan Pekan Ini

Target Dividen BUMN Tahun Depan Diusulkan Ditingkatkan

Tahun Depan, Kontribusi Motor Sport Capai 15 Persen

Indeks Konsolidasi di Awal Pekan

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat