Kenaikan BBM

Inggris Tolak Bantu AS Serang Iran

Liputan6.com, London: Inggris yang dikenal sebagai negara koalisi, menolak memberikan bantuan kepada Amerika Serikat untuk menyerang Iran. Media Russia Today mewartakan, Jumat (26/10), menurut Inggris saat ini bukan waktu yang tepat untuk menyerang Iran.

Penolakan ini menyikapi ajakan AS meminta bantuan kepada Inggris untuk memberikan pangkalan militernya sebagai base camp. Negeri Adidaya itu telah menekan Inggris untuk penggunaan pangkalan militernya di Siprus, serta fasilitas di Pulau Ascension di Atlantik dan Diego Garcia di Samudera Hindia.

"Inggris akan melanggar hukum internasional jika memfasilitasi penyerangan Iran," kata seorang sumber pemerintah seperti dilansir dari Guardian.

Salah satu sumber pemerintah Inggris mengatakan, AS terkejut mendengar penolakan Inggris. AS memang belum membuat permintaan secara resmi tentang bantuan Inggris tersebut. Permintaan bantuan itu diajukan AS dalam sebuah diskusi yang dirahasiakan.

Menurut Inggris, serangan awal terhadap Iran merupakan pelanggaran hukum internasional. Hal itu karena sanksi terhadap Iran masih berjalan. Bahkan, Uni Eropa menerapkan sanksi terhadap seluruh sektor minyak dan gas Iran, sekitar 30 perusahaan, sebagai tekanan lebih lanjut agar Teheran menghentikan program nuklir [baca: Lagi, Iran Dikenai Sanksi Uni Eropa].(AIS)