Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang
TRIBUNNEWS.COM - Toray Industries, Inc. membuat perusahaan patungan baru di Indonesia dan mulai Juni tahun depan direncanakan mulai mengoperasikan pabriknya tersebut untuk membuat serat polypropylene nonwoven kain berkualitas tinggi di Indonesia.
"Perusahaan itu bernama PT Toray Polytech Jakarta (TPJ) di Tangerang," papar Yoshiaki Nakayama, General Manajer Toray Industries, Inc, saat diwawancarai Tribunnews.com di Tokyo, Jepang, Senin (19/11/2012).
Mulai bulan Juni 2013 diharapkan sudah mulai berproduksi 20.000 ton polypropylene per tahun. Sedangkan target untuk China dan ASEAN diperkirakan sekitar 121.000 ton per tahun.
"Di negara-negara ASEAN, permintaan untuk susu dan popok untuk bayi berkembang pesat karena kecanggihan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan gaya hidup pendapatan nasional yang semakin meningkat. Kebutuhan kain polypropylene (PP) sekitar 3,7 miliar lembar pada tahun 2015 dari sekitar 1,9 miliar lembar pada tahun 2010, pertumbuhan yang cepat sekitar 14 persen yang diharapkan," katanya.
"Peningkatan susu bayi, popok bayi pada pasar di Indonesia juga kebutuhan kesehatan primer semakin meningkat. Diprediksi dari produsen barang saniter utama juga sangat menuntut pengadaan lokal material. Itukah sebabnya permintaan PP spunbond di ASEAN semakin tinggi, dan produksi akan diperluas menjadi sekitar 84.000 ton per tahun pada tahun 2015 di masa depan," jelasnya, lagi.
Toray juga memiliki "Proyek AP-G2013" semacam proyek cinta lingkungan, menantang manajemen menengah, yang dimulai pada bulan April tahun ini, bertujuan untuk beralih ke sebuah kelompok perusahaan untuk mencapai bisnis pertumbuhan pendapatan berkelanjutan, Toray dengan ekspansi bisnis Inovasi Hijau (GR) Project, masing-masing bekerja untuk mengembangkan usahanya di negara berkembang , khususnya di Asia.
TPJ dengan modal dasar 3,2 miliar yen sahamnya dimiliki tiga perusahaan yaitu Toray Advanced Material Korea Inc (TAK) 65 persen, Toray Industries, Inc sebanyak 25 persen, dan P.T. Toray Industries Indonesia (TIN) mencapai 10 persen.
Selain TPJ, Toray International, perusahaan dagang Toray juga membuat perusahaan patungan dengan perusahaan Jepang lain untuk menyiapkan produksi dan penyediaan kain bagi sebuah toko fashion Jepang yang akan dibuka pada tahun 2014 di sebuah mal baru di Jakarta Pusat dengan luas toko ritel itu sekitar 3.500 meter persegi.
BISNIS POPULER
- Ada Chairul Tanjung dan Dahlan Iskan di Indonesia…
- 'Negara Rugi Rp 1 Triliun Tiap Hari'
- Putusan MK Makin Perlebar Ketidakpastian di Sektor Migas
- Si Anak Singkong Menangkan Book Of The year…
- Permintaan China Menurun, Harga Emas Dunia Merosot


