Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Ini Isi Kontrak Politik Khusus PKS dengan SBY

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PKS menjelaskan maksud kontrak politik yang dinilai khusus dengan PKS. Kontrak ini dinilai tidak main-main, karena dinilai memiliki nilai tawar yang tinggi, sehingga SBY harus menjaga sikapnya dalam berpolitik.

    "Kontrak politik itu adalah dukungan kita sebagai partai Islam kepada SBY pada saat Pilpres 2009 lalu. Kita adalah parpol pertama yang mendukung disaat parpol-parpol lain menjagokan capres-capres lain," jelas Kepala Humas PKS yang kini menjadi anggota Komisi V DPR, Mardani, di Gedung Senayan, Jakarta, Kamis (20/10).

    Menurutnya hal ini sangat khusus sekali, sehingga SBY harus matang membuat sikap terhadap PKS. Mardani menyatakan pernyataan dukungan kepada SBY ketika itu banyak menuai protes, namun PKS ketika itu berijtihad pasangan SBY-Boediono adalah yang terbaik, karena dinilai mampu memperbaiki memperbaiki kondisi bangsa ini menjadi lebih baik.

    Menurutnya, tidaklah salah jika sebelumnya PKS selalu menekankan harus berhati-hati betul dalam mengambil sikap politik, karena PKS sendiri ketika berijtihad mendukung SBY-Boediono sudah dipikirkan secara matang.

    Dia menyatakan dukungan kepada presiden SBY sampai saat ini masih terus diberikan. Tinggal nanti keputusan Majelis Syuro yang akan menentukan lebih lanjut apakah terus mendukung kepemimpinan SBY atau justru berubah 180 derajat menjadi oposisi. "Kalau majelis Syuro memutuskan PKS harus oposisi, maka seluruh menteri di kabinet SBY akan ditarik," jelasnya.

    Dia mengatakan PKS tidak akan merasa rugi jika kader-kadernya di kabinet ditarik. Apa yang dilakukan PKS adalah untuk kebaikan bersama.

    Dia mengatakan tidak pernah PKS meminta-minta jatah menteri dalam kabinet. Semuanya adalah hak prerogatif Presiden. Namun demikian, menurut Mardani, janganlah presiden melakukan reshuffle dengan membabi buta sehingga melukai kontrak politik yang pernah dibuat dulu. "Harus fair. Tidak boleh sembarangan," jelasnya.

    Dia mengatakan tidak ada kader PKS dalam kabinet SBY memiliki kesalahan fatal sehingga membuat presiden harus turun tangan langsung menangani sebuah masalah dalam kementerian yang diurus kader PKS. "Bahkan hasil pemeriksaan terhadap Kemenristek di tangan Pak Suharna itu berstatus wajar tanpa pengecualian dari BPK," jelas Mardani.

    Dia mengatakan tidak ada menteri dari PKS yang terlibat korupsi. Tidak ada juga yang tersandung masalah moral. Semuanya dinilai baik-baik saja dalam menjalankan roda pemerintahan SBY.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    123 komentar

    • Coki Lanang  •  6 bulan yang lalu
      Ijtihad politik yang diwujudkan berupa dukungan kepada SBY dibarter dengan kursi menteri. Jadi itulah yang dinamakan Kontrak Khusus oleh PKS. Lha, PPP, PAN, PKB juga punya Kontrak Khusus dong arena juga mendukung SBY...hanya tidak pakai embel2 ijtihad ala PKS. Karena semua meneken kontrak khusus maka nilai kekhususannya menjadi bias.....Begitukah Pak PKS ????
    • ali  •  7 bulan yang lalu
      saya lebih percaya PKS sambil mendoakan smg yg iri,benci dan dengki menjadi cinta
    • syahrum  •  7 bulan yang lalu
      Janganlah kita semua terlalu banyak berburuk sangka... mari kita BERZIKIR, BERPIKIR & BERDO'A... dalam hal nyata, jika ada kesepakatan yang dilanggar... tentu ini diambil tindakan yang tegas & cerdas...setelah itu tawakkal
    • Albertus  •  7 bulan yang lalu
      yang jadi masalah bukan kontrak politik..bagaimana kebutuhan rakyat itu bisa diperhatikan...lebih baik pemerintahan hanya sedikit orang2 di bidang politik...tetapi di bidang kerohanian atau mampu menepati janji yang pernah dibuat serta berani berkomitmen dan konsekuensi apabila tidak bisa melaksanakan janji tersebut...
    • abe  •  7 bulan yang lalu
      Oalah mardani..mardani...omongan ente ora jelas...bikin bingung.... Katanya PKS gak pernah meminta2 jatah menteri...katanya SBY sudah melanggar kontrak khusus dengan PKS..katanya klo menteri nya di copot satu, maka 3 menteri yg lain akan ditarik...NAH, sekarang klo fakta2 yang ada sudah begitu gamblang, gampang to...tinggal cabut dari koalisi saja...gak usah muter2 kayak gasing...dengan catatan: KLO BERANI YEEEE....! :-p
    • ikhsan  •  7 bulan yang lalu
      Selalu mengatasnamakan kepentingan Rakyat, padahal kepentingan Partai lebih mereka kedepankan. Politik kalo jujur akan ancur.... makanya mereka pada ga jujur...
    • Pengguna Yahoo!  •  7 bulan yang lalu
      politik oh politik..yg di fikirin cuman kepentingan partai, nasib rakyat gmana woiii.... tod
    • PIECE  •  7 bulan yang lalu
      Dia mengatakan tidak pernah PKS meminta-minta jatah menteri dalam kabinet. Semuanya adalah hak prerogatif Presiden. Namun demikian, menurut Mardani, janganlah presiden melakukan reshuffle dengan membabi buta sehingga melukai kontrak politik yang pernah dibuat dulu. "Harus fair. Tidak boleh sembarangan," jelasnya........... INILAH CERMIN ORANG PARTAI YANG BERPIKIRAN LICIK, PICIK DAN HAUS KEKUASAAN..... NGOMONG PLINTAT PLINTUT..... GA PUNYA INTEGRITAS !!!!!!....... DIMANA2 NAMANYA KONTRAK POLITIK ITU DILAKUKAN UNTUK MENEKAN PEMERINTAH.... APABILA RAPORT PEMERINTAH JELEK MAKA DUKUNGAN PARTAI ATAS PEMERINTAH AKAN DITARIK BAHKAN BISA MENGAJAK YANG LAIN UNTUK MINTA PERTANGGUNGJAWABAN PRESIDEN DAN BILA BAGUS AKAN DIDUKUNG TERUS...... LAH KONTRAK POLITIK BAGI-BAGI DAGING..... JATAH DAGING KURANG NGAMUK.... WES...WES.... SIA-SIA RAKYAT BAYAR PAJAK KALAU CUMA BIKIN BUNCIT PERUT2 ORANG STUPID!!!!!
    • Peduli Bangsa  •  7 bulan yang lalu
      klu SBY memang berani,pilih mentri yg bukan dr partai politik,spy tidak ada ikatan dng kontrak politik,,,,
      • Pengguna Yahoo! 7 bulan yang lalu
        untuk apa lu ajar buaya berenang
    • Nazar  •  7 bulan yang lalu
      ANEH TAPI NYATA...........semua partai mengatakan Pemilihan Meteri adalah Hak Prerogratif Presiden,......tapi begitu diambil keputusan yang tidak sesuai dengan keinginan partai............teriaaak.....itu menyalahi Kontrak Politik.....................aneh aneh aneh.................nyata nyata nyata
    • Maulana  •  7 bulan yang lalu
      Mana isi kontraknya? Kok cuma ada penjelasan aja sih...
    • Rival Rivaldo  •  7 bulan yang lalu
      klw tidak sejalan dan telah merasa di kianati,lebih baik tinggalkan
    • Sanjaya  •  7 bulan yang lalu
      NAMANYA JUGA POLITIK BUNG..MANA ADA YANG KONSEKWEN YANG PASTI LICIK N CURANG, KOK BARU SADAR YA, ..
    • Suara Rakyat Kecil  •  7 bulan yang lalu
      dalam Kontrak Politik tidak ada yg abadi, yang abadi cuma kematian dan kepentingan....Enjoy aja Bung !!!..lebih baik Konsisten lah jadi Oposisi saja.
    • Praji  •  7 bulan yang lalu
      PKS HARUS KELUAR DARI KOALISI, KRN PIMPINAN KOALISI DEMOKRAST ADALAH SARANG MALING UANG RAKYAT INDONESIA, KAMI DUKUNG PKS UTK JADI OPOSISI!!!
      HANCURKAN REZIM KORUPTOR DEMOKRAT & ANTEK2NYA!!!
    • Elias  •  7 bulan yang lalu
      kalau sering mbalelo kontraknya dikurangi
    • ReQy_cellular  •  7 bulan yang lalu
      dr dlu jg bgitu gaya kepemimpinan SBY... sdh mnjdi ciri khas.
    • Jerish Bsd  •  7 bulan yang lalu
      Sudah muak dan bosan rasanya melihat dan memperhatikan para elit politik yg mengedepankan kepentingan pribadi dan partainya demi kelanggengan semata, dan tanpa sadar mereka dipilih oleh rakyat untuk mengakomodasi kepentingan rakyat dan pada akhirnya bisa mensejahtrakan rakyat, Besar kemungkinan pada Pemilu yg akan datang banyak rakyat yg memilih Golput dan kita tunggu saja.
    • w2ns  •  7 bulan yang lalu
      lah kan ada tuh kader pks yg jadi menteri,kerjaannya cuman twittera'an doank
      bubarkan aja PKS...cz ga' bermanfaat buat bangsa
    • Bob Dalil  •  7 bulan yang lalu
      bapak2 dan ibu2 mendingan mendukung PULAU KOMODO sebagai salah satu dari 7 ke ajaiban dunia, ketik KOMODO kirim ke 9818,hanya 1/satu rupiah per sms,saya pagi dan malam kirim sms sampai pegal pulsanya seribu aja gk habis ! siapa lagi yang mendukung kalau bukan kita ! hayo mulai dari sekarang !
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat