Ini Jawaban Jokowi Soal Banjir dan Macet Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jokowi menjawab pertanyaan wartawan mengenai masalah Jakarta yang paling kronis, yakni kemacetan dan banjir. Jokowi mengatakan ia baru bertemu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Perhubungan DKI, dan akan segera melihat langsung ke lapangan.

Untuk masalah banjir, Jokowi mengatakan ia sudah mengerti dan sudah dapat dibaca di lapangan. Menurutnya penyelesaian masalah banjir merupakan quick win dan harus bisa dijawab oleh Pemprov DKI.

"Kalau tidak bisa dijawab, itu nanti Pemda DKI yang kena marah dari masyarakat. Tetapi saya yakin dengan manajemen organisasi yang kami penuhi. Tentu tidak dalam satu atau dua bulan (masalah banjir selesai). Tidak bisa membalik tangan langsung berubah semua," ujar Jokowi, Senin (15/10/2012) di Balai Kota.

Dikatakannya, untuk penyelesaian masalah banjir di Jakarta ada tahapannya. Menurutnya yang paling penting adalah mewujudkan harapan warga Jakarta.

"Harapan itu harus dijawab dengan kerja keras. Kami siap untuk itu. Banjir besok baru dilihat, jawabnya besok. Orang ketemu Dinas Pekerjaan Umum saja baru sekarang. Tetapi itu bukan masalah sehari dua hari bisa selesai. Ini akan jadi sinergi dengan Dinas Pekerjaan Umum," cetusnya.

Mengenai masalah kemacetan di Jakarta, Jokowi juga mengatakan baru bisa menjawab hal itu besok. Menurutnya hari ini ia baru bertemu dengan Kadishub DKI. "Saya masih sinkronkan. Besok akan saya jawab dengan presentasi. Lihat anggarannya dan infrastruktur," tandasnya.

Klik:

  • Jokowi Optimis Bisa Kerja dengan Birokrat DKI...
  • Jokowi: 100 Hari Bukan Budaya Kami
  • Jokowi Minta Ibu-ibu Beli Produk dari Kampung...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat