Perang Lawan Geng Motor

Ini Tuntutan Perajin Tahu-Tempe Indonesia

  • Harga Minyak Turun Setelah Data China Mengecewakan

    Antara

    New York (ANTARA/Xinhua) - Harga minyak dunia melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data aktivitas manufaktur dari China mengecewakan, namun penurunannya dibatasi pelemahan dolar AS, kata para analis. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun tipis sebesar tiga sen menjadi menetap di 94,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 16 sen, atau 0,15 persen, menjadi ditutup

  • Transaksi Pembayaran dengan e-money Dimulai Juni

    Antara

    Medan (ANTARA)- Bank Indonesia mulai menjalankan transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money (uang elektronik) pada Juni mendatang."Peluncuran program dan produk financial inclusion, transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money itu akan mulai dicoba di enam provinsi termasuk di Sumut," kata Direktur Divisi Komunikasi Bank Indonesia Pusat, Peter Yakub, di Medan. Kamis.Selain Sumut, "pilot project" e-money itu dilakulkan di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan

  • Sinyal Suku Bunga dari Bank Indonesia

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kendati masih ada penolakan dari sejumlah fraksi di DPR, makin mendekati kenyataan. Bagaimana Bank Indonesia bersiaga?Rupanya sudah berhembus di pasar keuangan bahwa BI akan menaikkan suku bunga. Para investor mungkin berpikir sederhana saja. Inflasi bakal melambung dengan kenaikan BBM. Bahkan diperkirakan bisa mencapai 7,7 persen. Apalagi, seperti saat diwawancari Bloomberg, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo memberikan sinyal

TEMPO.CO, Tangerang -- Para perajin tahu-tempe yang tergabung dalam Pusat Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Puskopti) hari ini, Rabu, 25 Juli 2012, hingga Jumat, 27 Juli 2012, melakukan aksi mogok kerja. Mereka tidak membuat tahu-tempe sebagai bentuk aksi protes terhadap pemerintah yang terkesan membiarkan saja harga kedelai, bahan baku membuat tempe-tahu, melambung tinggi.

Aksi mogok massal perajin tahu-tempe ini diketahui dari sebuah selembaran pemberitahuan nomor 29/org/VII/12 yang bersifat segera. "Berdasarkan hasil rapat pengurus dalam menyikapi kenaikan harga kedelai, maka untuk wilayah Jabodetabek, para perajin diharuskan berhenti produksi sementara," ujar Ketua Puskopti DKI Jakarta, Suharto, melalui keterangan resmi yang diterima Tempo, Rabu, 25 Juli 2012.

Suharto meminta agar semua memantau dan mengawasi para perajin tahu-tempe di masing-masing wilayah. Dalam aksinya kali ini, para perajin menuntut agar pemerintah menghapus bea masuk kacang kedelai menjadi 0 persen. "Meskipun tak akan mampu menurunkan harga bahan dasar tersebut, perdagangan kedelai merupakan jalur bebas yang dikendalikan oleh pasar internasional," katanya. 

Setelah pelaksanaan demo mogok produksi, perajin akan menaikkan harga tempe dari sebelumnya Rp 3.000 naik menjadi Rp 4.000. Sedangkan harga jual tempe dari sebelumnya Rp 6.000 naik menjadi Rp 8.000. Untuk perubahan harga jual tahu tersebut, akan dilampirkan surat secara khusus oleh pengurus Hipertindo.

"Ini untuk menjalin kebersamaan para perajin tempe dan tahu yang senasib sepenanggungan dalam menghadapi kenaikan harga kedelai setiap harinya," kata Suharto.

JONIANSYAH

Berita terkait:

Gubernur Jabar Minta Perajin Tahu-Tempe Tak Mogok

Inilah Penyebab Kenaikan Harga Kedelai

Dewan Minta Pemerintah Atur Tata Niaga Kedelai

Ini Penyebab Sulitnya Swasembada Kedelai

Siap-siap 3 Hari Puasa Makan Tahu Tempe

Cara Perajin Tempe Siasati Harga Kedelai Naik

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat