Kenaikan BBM

Inilah Alat Pembasmi Vampir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah kotak kayu berisi seperangkat peralatan untuk membunuh vampir, kini menjadi koleksi terbaru Musim Persenjataan Inggris, di Leeds.

Kotak yang ditaksir berasal dari abad ke-19, memiliki sebuah salib, pistol, patok kayu, dan palu di dalamnya. Selain senjata, kotak juga berisi salinan ayat dari Injil, dari Lukas 19:27, yang ditulis tangan di atas secarik kertas.

Pihak museum memboyongnya seharga 7.500 Poundsterling, dari sebuah pelelangan di North Yorkshire, Jumat pekan lalu.

Pemilik sebelumnya adalah seorang perempuan, yang menjual peninggalan keluarganya berdasarkan permintaan pamannya.

Pihak Museum Persenjataan Inggris mengatakan, kotak itu segera dipamerkan di Museum Clarence Dock, akhir tahun ini.

Menurut pemberitaan BBC, Selasa (26/6/2012), kotak itu dibuat antara abad 19 hingga abad 20, dan dijual dengan momentum memanfaatkan popularitas film Dracula Bam Stoker yang booming pada 1897.

Jonathan Ferguson, kurator senjata api di Museum Persenjataan Inggris mengatakan, peralatan ini dibuat pada periode Victoria. Tapi, berdasarkan penelitian, kemungkinan peralatan ini berusia lebih tua.

"Kami belum bisa menetapkan tanggal tertentu untuk peralatan ini, tapi kami tahu itu akan menarik banyak minat dari pengunjung museum kami," ujarnya. (*)

BACA JUGA

  • Suriah Tembak Pesawat Turki Lagi 
  • Korut Ngamuk Benderanya Dijadikan Target Latihan Perang
  • Ranjau Darat Tewaskan 73 Warga Yaman
  • 13 Jenderal Suriah Meminta Suaka ke Turki
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat