Kabut Asap

Inilah Peluang Pemicu Pertumbuhan Ekonomi 2013

  • Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    Tempo
    Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap

    TEMPO.CO, Jakarta-- Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menyebut ada tiga bandara yang berpotensi terkena dampak kabut asap akibat kebakaran hutan di Sumatera. "Bandara di Pekanbaru, Batam dan Jambi," kata Direktur Keselamatan dan Standar LPPNPI, Wisnu Darjono, saat dihubungi Tempo, Kamis, 20 Juni 2013. …

  • Asian Agri Bayar Pajak Namun Ajukan Keberatan

    Antara

    Jakarta (ANTARA) - Asian Agri bersikap kooperatif dengan melakukan pembayaran terhadap Surat Ketetapan Pajak (SKP) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terhadap 14 perusahaan di dalam Grup Asian Agri. Serta tetap akan mengajukan keberatan sesuai ketentuan yang berlaku demi tegaknya keadilan. ... …

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, pertanian adalah salah satu peluang pemicu pertumbuhan ekonomi 2013.

"Apalagi pemerintah saat ini berkomitmen untuk memperluas dan meningkatkan swasembada pangan," ujar Kepala BPS Suryamin kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (19/8/2012).

Pada 2014, pemerintah juga menargetkan harus dapat mewujudkan surplus beras 10 juta ton. Selain itu, lanjut Suryamin, dari sisi industri juga masih memiliki peluang dari impor bahan baku. "Semua itu mempunyai nilai tambah ke pertumbuhan ekonomi kita ke depan," tuturnya.

Peluang investasi yang masih tinggi juga bisa memicu pertumbuhan di 2013 mendatang. Juga sektor transportasi, perdagangan yang sudah tinggi, juga sektor pariwisata.

"Tapi yang terpenting juga yang harus dilakukan adalah bagaimana pemerintah menggenjot penyerapan anggaran ke depan. Terutama dalam penyerapan anggaran barang modal yang bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan juga produktifitas," tandasnya.

Suryamin menambahkan pertumbuhan  ekonomi 2013 juga tergantung peluang bagaimana pemerintah memanfaatkan pasar dalam negeri di tengah terjadinya pelemahan ekspor yang disebabkan pelemahan ekonomi dunia. "Pelemahan sisi ekspor ini bisa ditutup dengan memanfaatkan peluang pasar domestik kita yang masih sangat besar," katanya.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,8% dalam RAPBN tahun 2013. [ast] 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat