Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Inilah Rahasia Terbesar Venus

    INILAH.COM, Jakarta – Meski planet kedua di tata surya ini memiliki nama serupa dewi cinta Roma namun planet ini tak penuh cinta. Untuk permulaan, permukaan planet ini mencapai 900 derajat Fahrenheit.

    Karenanya, planet kedua ini dinobatkan sebagai planet terpanas di tata surya. Lebih buruk lagi, selimut tebal karbon dioksida menekan 92 kali tekanan atmosfer Bumi di lanskap kering. Awan kusam yang menghalangi pandangan pada permukaan planet itu merupakan asam sulfur.

    Seperti dibayangkan, mempelajari Venus terbukti menjadi pekerjaan sulit. Sedikit demi sedikit, ilmuwan mempelajari lebih banyak mengenai tetangga Bumi ini. Berikut beberapa misteris terbesar mengenai obyek paling terang di langit setelah matahari dan bulan.

    Iklim serupa Bumi

    Venus kadang disebut sebagai ‘kembaran jahat’ Bumi. Dalam ukuran, komposisi dan lokasi orbit, neraka Venus sebenarnya planet termirip Bumi. Di awal sejarah Venus, para ilmuwan menduga dunia itu sangat mirip Bumi, dengan lautan dan iklim lebih dingin.

    Namun, lebih dari beberapa miliar tahun, efek rumah kaca yang ada sangat berpengaruh. Venus sekitar sepertiga lebih dekat matahari dibanding Bumi. Karenanya, Venus mendapat sinar matahari dua kali lebih banyak. Panas ekstra ini menyebabkan penguapan hebat di awal permukaan air.

    Pada akhirnya, uap air terperangkap panas yang lebih panas. Pemanasan lebih lanjut planet ini memicu penguapan yang lebih besar hingga akhirnya lautan pun mengering dan menghilang. “Mekanisme ini masuk akal dari Venus awal yang seperti Bumi menjadi Venus saat ini,” kata kurator Astrobiologi David Grinspoon di Denver Museum of Nature & Science.

    Ilmuwan interdisipliner pada misi Venus Express, pesawat ruang angkasa yang mengorbit Venus sejak 2006, ini mencari tahu kapan persisnya dan bagaimana Venus menjadi ‘tungku’ untuk membantu pemodelan perubahan iklim Bumi dan menghindarkan Bumi dari nasib serupa Venus.

    Atmosfer berotasi super

    Venus memutari porosnya jauh lebih lambat dari Bumi. Alhasil, setahun di Venus serupa 243 hari di Bumi. Berdasar hal ini, diketahui angin di puncak awan Venus bisa mencapai 360 km/jam atau 60 kali kecepatan memutar planet.

    Secara proporsional, jika angin serupa muncul di Bumi, angin awan khatulistiwa mencapai kecepatan menakjubkan, 9.650 km/ jam. Pendorong cepatnya rotasi Venus adalah energi sinar matahari, papar Grinspoon. Namun, cara kerja penuh fenomena ini tetap menjadi misteri.

    Berputar terbalik

    Saat dilihat dari kutub utara matahari, semua planet di tata surya mengorbit matahari dengan arah berlawanan dan semuanya hampir berputar searah sumbunya. Namun tidak untuk Venus. Planet kedua ini memiliki rotasi retrograde seperti Uranus.

    Artinya, matahari terbit dari barat dan terbenam di timur di planet itu. Perputaran searah jarum jam ini mungkin hasil tabrakan kosmik awal dalam sejarah Venus.

    Petir misterius

    Petir dari awan Venus hingga kini masih menjadi pertanyaan terbuka. Meski pesawat ruang angkasa Venus Express telah ‘mendengar’ elektromagnetik statis yang secara karakteristik menghasilkan petir di Bumi, kamera belum pernah ‘menangkap’ petir ini, kata Grinspoon.

    Cara terbentuknya petir ini juga masih misterius. Di Bumi, peran kunci dimainkan kristal es awan. Di Venus, pasokan bahan ini sangat sedikit dijumpai di atmosfernya yang sangat kering.

    Kehidupan Alien di Venus?

    Grinspoon mengakui adanya argumen masuk akal mengenai kehidupan Venus, bukan di permukaan planet yang super panas itu namun di awannya. Sekitar 50 km di atas awan seharusnya ada tempat yang bisa dihuni yang memiliki tekanan dan suhu seperti Bumi.

    Untuk mendapat energi, makhluk mengambang menyerupai bakteri bisa menggunakan sinar matahari atau bahan kimia di awan. Tentunya, makhluk ini akan mentolerir asam sulfat. Di sisi lain, extremophiles di Bumi menunjukkan, kehidupan bisa berkembang di lingkungan paling keras sekalipun. “Sangat perlu menjelajah awan karena beragam alasan. Salah satunya kemungkinan keberadaan kehidupan eksotis ini,” tutup Grinspoon. [mdr]

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    247 komentar

    • Tiga dimensi solution  •  7 bulan yang lalu
      heal the world
    • rory ardian  •  10 bulan yang lalu
      sebaiknya para koruptor hidup di venus...
      • Kuduks 10 bulan yang lalu
        gokil..abis wkwkwk
      • espresso 10 bulan yang lalu
        setuju....
      • Plasma 10 bulan yang lalu
        hahahaha
    • Sri Noeraini  •  10 bulan yang lalu
      semoga Allah Swt jadikan Venus yang baik buat bumi dengan segala kemisteriusannya.
      • enggangroad 10 bulan yang lalu
        ini yg nge UNLIKE PASTI ORANG YAHUDII !!!!!!!!!!!
    • devi  •  10 bulan yang lalu
      kita mungkin belum mengetahui lebih banyak lagi keajaiban di luar sana, tapi ini adalah satu diantaranya .............. untuk itu jangan abaikan bumi ini karena disinilah kita berpijak!!!!!!! save our earth, mungkin itulah kalimat yang paling tepatr pada saat ini.
      • Ki Ageng Pambucatan 10 bulan yang lalu
        Di mulai dari diri sendiri untuk memelihara lingkungan, bagaimana Bumi dapat hijau kembali kalau Generasi Mudanya alergi terhadap tanaman ???.
        Sallam
      • POD ROXX 10 bulan yang lalu
        Marilah Kita Cintai Bumi Ini, Krena hnya dia ibu Pertiwi kita..I Love U Bumi ku..
      • POD ROXX 10 bulan yang lalu
        Dengan Semangat Cinta..Mari Bergandengan Tangan Untuk Mencintai Bumi Tercinta...
    • Anda Shaktie  •  10 bulan yang lalu
      coba bayangkan kalo bumi kita menjadi planet super panas seperti planet venus.....lautan mengering.....udara panas yang super extreme.....sepertinya upaya untuk mencegah pemanasan global sudah hampir tidak mungkin.....kita hanya bisa mencoba memperlambat puncak dari pemanasan global itu.....
      • Darwis Tjongkono 10 bulan yang lalu
        Mau Merkurius, Venus dan lainnya. semua itu rekayasa para ilmuwan. Tuhan Jesus hanya menciptakan Bumi dan isinya. Matahari diciptakan untuk menyinari bumi setiap hari. Itu saja kok repot.
      • Yang kecewa 10 bulan yang lalu
        baca yang betuk alkitab bos.....bukan hanya bumi dan isinya Allah bapa menciptakan itu ya ....lg pula bukan yesus yg menciptakan tapi Bapa yang disurga.TUhan yang maha esa
      • Wahyu 10 bulan yang lalu
        @Darwis Tjongkono: Manusia koq diTuhankan..ckckck..
    • Linda Trifena  •  10 bulan yang lalu
      Inilah rahasia alam yang sedikit demi sedikit terbuka, walau tidak ada sesungguhnya yg tau apa "isi sebenarnya" karna cuma Tuhan yg tau...jelas... karna Dia yg buat smuanya itu.....having nice days on our planet....
      • Darwis Tjongkono 10 bulan yang lalu
        Mau Merkurius, Venus dan lainnya. semua itu rekayasa para ilmuwan. Tuhan Jesus hanya menciptakan Bumi dan isinya. Matahari diciptakan untuk menyinari bumi setiap hari. Itu saja kok repot.
    • Zahra Najma 'TSania  •  10 bulan yang lalu
      manusia hanya bisa mengeluh tapi tidak melaksanakan, jadi bagaimana bumi bisa hijau kembali?
    • syaiful  •  10 bulan yang lalu
      kenapa para ilmuan seneng banget neliti kehidupan luar angkasa ya, apa emang nanti kehidupan di bumi sudah di prediksi bakal punah , trs perlu nyari tempat lain lagi slain di bumi, kenapa kita ga mencegahnya dengan menjaga kelestarian lingkungan untuk mendukung kehidupan di bumi,, kita tercinta
    • Linda Trifena  •  10 bulan yang lalu
      Bayangkan bumi kita yg semakin rusak karna pemanasan global nantinya akan jadi seperti planet venus.....uhhhhhh kiamat daaaahhhh....so...GO GREEN!!
    • Fauzhie Drafter  •  7 bulan yang lalu
      semua ada saatnya...
      bumipun akan sperti itu
    • Pasukan Berani Mati  •  10 bulan yang lalu
      info ilmu pengetahuan lebih bagus daripada masalah politik dan agama......siiippp
    • Tika Rizkina  •  10 bulan yang lalu
      saya manusia yang ada di muka bumi ini, agar lebih peduli di setiap lingkungan-nya. bahkan sekarang juga di bumi kita sudah panas, tp tdk seperti di VENUS panas-nya. Jika semakin lama bumi kita di biarkan akan sepeti di Venus. Maka dari itu kita selaku penghuni bumi, kita harus lebih peduli pada bumi kita dan saya harap semua manusia di bumi menyadarinya.
    • Koper Tas  •  10 bulan yang lalu
      @Firm Faith: kuliah sains dimana? Koq teorinya ngaco bgt. Angin yg kencang itu justru mempercepat penguapan. Coba taruh jemuran basah ditempat yg anginnya kencang, pasti lebih cepat kering daripada di tempat yg tidak berangin.
    • INA  •  10 bulan yang lalu
      yaelah kok baru diposting..venus atmosfirnya jauh lebih tebel dari bumi sampe2 robot2 peneliti yang dikirim disana hancur. banyak petir dan volcano tapi ga pernah hujan. banyak videonya(yang paling bagus dari discovery channel pas awal tahun 2000an kalo mau skadar lebih tau)...dsana yang hampir2 mirip padang pasir diarab. hipotesa gue, kalo mars yang kaek bumi kiamat sedangkan venus baru membentuk.
    • randy  •  10 bulan yang lalu
      Sekedar sharing:

      Di Jagad Raya terdapat 100 Miliar galaksi (yg terdeteksi teleskop Bumi terkuat saat ini). Galaksi2 ini mampu menampung 10-100 miliar Bintang (Matahari). Galaksi muda dibawah 2 Miliar tahun biasanya belum mempunyai tata surya, begitu juga galaksi tua berumur lebih dr 10 Miliar tahun hny tinggal tersisa sedikit tata surya. Untuk galaksi dengan umur sedang, biasanya 1/4 dari bintangnya (matahari) mempunyai tata surya.
      Jd perhitungannya adalah sbb:

      Banyak galaksi x banyaknya bintang/ galaksi= total bintang yg terdeteksi saat ini
      *banyak bintang /galaksi adalah menggunakan asumsi nilai tgh 50 Miliar
      100M x 50M = 5,000 triliun/ 5 sextillion (total bintang terdeteksi; berdasar asumsi)

      Total bintang/3/4
      *3 adalah pembagi jumlah galaksi untuk mendapatkan galaksi umur sedang saja
      *4 adalah pembagi jumlah tata surya terhadap galaksi umur sedang.
      5,000 trilliun/3/4 = 416.66 trilliun sistem tata surya.

      Dengan adanya 416.66 trilliun sistem tata surya (jumlah terbatas oleh keterbatasan teknologi saat ini). Menurut anda, adakah kehidupan lain di jagad raya ini selain Bumi?

      ~randy~
    • Firm Faith  •  10 bulan yang lalu
      theory gue kedua

      dengan kecepatan rotasi atmosfer yang 60 kali kecepatan memutar planet..... sangat mustahil terjadi penguapan jika dahulunya venus memiliki air. sinar matahari akan terhalang oleh atmosfer yang berputar super cepat tersebut.... sama juga yang terjadi dengan uap air.... uap air tersebut tidak akan hilang keluar venus karena terhalang oleh kecepatan atmosfer tersebut.

      penguapan yang hingga menyusutkan air di venus juga sangat tidak mungkin terjadi.... karena venus berotasi pada sumbunya... karena rotasi maka ada bagian yang tidak terkena sinar matahari... yaitu bagian di sisi sebaliknya... atau kalo di bumi disebut malam dan siang... apakah pada malam hari terjadi penguapan?..xixixixi... akh theory lageeee.....
    • Sagi Cyank  •  10 bulan yang lalu
      ya Allah berikan kami semua orang di dunia hidayah-Mu untuk sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan bumi ini supaya tidak gersang spt venus.
    • Firm Faith  •  10 bulan yang lalu
      theory dua sub a.. xixixixixi... : p

      coba lihat baling-baling yang berputar.... baling-baling itu paling sedikit mempunyai dua lengan.... tapi coba lihat... ketika baling-baling berputar super cepat.... seperti ada ribuan lengan yang membentuk lingkaran... tidak ada satupun benda mampu menembus putaran super cepat baling-baling tersebut. putaran super cepat baling-baling (bukan bolang-baling loh... xixixixi) itulah seperti putaran super cepatnya atmosfer venus... so.... air tidak mungkin menguap melewati putaran atmosfer tersebut.... few..... capek juga kirim komen.... xixixixi... rehat dulu aahhh.. c u.. bye...
    • Defita Ristianti  •  10 bulan yang lalu
      I LIKE THIS !!!!!!!!!!! :D
    • rahmayani  •  10 bulan yang lalu
      ohhh... venus kayanya planet yang menyeramkan
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat