Kabut Asap

Investigasi Hilangnya Sukhoi harus Dilakukan Seksama

Jakarta (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutarakan harapannya agar investigasi hilangnya pesawat Sukhoi Superjet L 100 dilakukan dengan seksama untuk mencari tahu penyebab dari peristiwa nahas tersebut.

"Saya berharap investigasi dilakukan dengan seksama," kata Presiden saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Presiden mengemukakan, pada saat ini secara terus terang masih belum dapat dikatakan apa yang mengakibatkan hilangnya atau jatuhnya pesawat itu.

Karenanya, ia mengemukakan agar tim yang akan menginvestigasi dapat melakukan penyelidikan dengan seksama sehingga dapat menjelaskan tentang penyebab kejadian nahas tersebut.

Presiden juga mengatakan bahwa upaya pencarian terus dilakukan melalui darat dan udara dengan mengerahkan sejumlah helikopter.

Sementara itu, Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya Daryatmo mengatakan, untuk pencarian dari udara pihaknya telah mengerahkan empat helikopter.

Daryatmo juga mengatakan, kondisi cuaca yang berawan juga dinilai menghambat proses pencarian dan evakuasi tetapi pihaknya akan terus berupaya maksimal untuk itu.

Sedangkan untuk skenario evakuasi, ia memaparkan bahwa Basarnas juga tetap terus menfokuskan diri pada pencarian penumpang serta telah terdapat rencana evakuasi baik melalui udara maupun darat.

Sebelumnya, Kepala Basarnas mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab hilangnya pesawat Sukhoi Super Jet L 100 di sekitar Gunung Salak, Jawa Barat, Rabu.

"Sampai sekarang masih belum ada kepastian (kenapa pesawat itu sampai hilang kontak)," kata Daryatmo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (9/5) malam.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurnadi mengutarakan harapannya agar Basarnas dapat menemukan "black box" atau kotak hitam.

"`Black box` penting untuk mencari tahu penyebabnya," kata Tatang.

Ia juga mengemukakan harapannya agar berbagai pihak tidak mencari-cari kesimpulan sendiri terhadap penyebab hilangnya pesawat nahas tersebut.

Tatang menegaskan bahwa KNKT akan berupaya keras untuk mengungkapkan penyebab dan mengungkapkan berbagai hal terkait peristiwa hilangnya pesawat itu. "Pasti akan KNKT ungkap," katanya.(rr)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat