Investor masih Khawatir, IHSG Sesi I Turun 0,2%

  • Emas Jatuh Jelang Kesaksian Bernanke di Kongres

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor tetap berhati-hati menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve Ben Bernanke tentang prospek ekonomi AS di Kongres pada Rabu. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 6,5 dolar AS, atau 0,47 persen, menjadi menetap di 1.377,6 dolar AS per ounce. Bernanke pada Rabu akan memberikan keterangan tentang prospek ekonomi AS, sementara Komite Pasar

  • Emas Naik karena Aksi "Short Covering"

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa pagi WIB) karena aksi "short-covering" (pembelian kembali emas yang telah dijual), menghentikan penurunan tujuh sesi berturut-turut. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 19,4 dolar AS, atau 1,42 persen, menjadi menetap di 1.384,1 dolar AS per ounce. Penurunan di pasar saham AS dan dolar yang bergerak melemah berkontribusi pada kenaikan emas pada Senin, kata para

  • Pengamat Ingin Chatib Basri Tiru Agus Marto

    Pengamat Ingin Chatib Basri Tiru Agus Marto

    Tempo
    Pengamat Ingin Chatib Basri Tiru Agus Marto

    TEMPO.CO, Jakarta-Pengamat ekonomi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Latif Adam meminta Menteri Keuangan Chatib Basri menjadikan Agus Martowardojo sebagai tolok ukur. "Cara-cara seperti Pak Agus harus dipegang oleh Menteri Keuangan yang baru, yaitu bisa bersih-bersih agenda politik," kata dia di Jakarta, Selasa, 22 Mei 2013.

INILAH.COM, Jakarta - IHSG sesi I perdagangan Kamis (24/5/2012) melemah 9,1 poin atau 0,2% menjadi 3.972,44. Volume perdagangan mencapai 1,6 juta saham senilai Rp1,6 triliun.

Sesi I tercatat 125 saham menguat, 95 saham melemah dan 98 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp285,1 miliar.

Indeks JII turun 0,5%, indeks ISSI turun 0,35, indeks LQ45 turun 0,4% dan IDX30 turun 0,4%. Sektor infrastruktur menjadi penyeret pelemahan indeks hingga 1% disusul sektor keuangan 0,6%.

Menurut pelaku pasar modal, Sem Susilo, volatilitas market saat ini masih cukup tinggi. Investor disarankan untuk memilih saham yang lebih ketat ke take profit apabila sudah mendapatkan keuntungan. "Intermarket sudah menuju ke arah yang lebih bai, hanya kita perlu berjaga-jaga lebih ketat, karena market saat ini lebih atraktif-volatile atau kurang stabil," katanya.

Bursa saham Asia mayoritas memerah seperti indeks Hang Seng turun 0,55, indeks Shanghai turun 0,3%, indeks Nikkei turun 0,6%, indeks Kospi turun 0,3%, indeks KLSE naik 0,3%, indes STI naik 0,03%.

Aktivitas manufaktur China pada bulan Mei mengalami kontraksi lebih cepat dengan menurunnya kinerja ekspor sehingga dinilai sudah mengalami kontraksi.

Demikian hasil survei yang dilakukan HSBC dan dipublikasi pada Kamis (24/5/2012). Indeks Pembelian Manufaktur turun menjadi 48,7 pada bulan Mei dari 49,3 di bulan April.

Dalam standar HSBC, indeks di bawah 50 menunjukkan penurunan. Namun satu angka di atasnya menunjukkan perbaikan. Hasil tersebut diperoleh dari pernyataan 85%-90% responden yang dilakukan survey.

Saham yang menguat seperti saham AALI naik Rp600 ke Rp18.950, GGRM naik Rp300 ke Rp60.250, HMSP naik Rp300 ke Rp53.000, PTBA naik Rp300 ke Rp16.800, ITMG naik Rp250 ke Rp35.600, NIPS naik Rp200 ke Rp3.900, INTP naik Rp150 ke Rp18.000, SMAR naik Rp150 ke Rp6.750, ACES naik Rp100 ke Rp5.300, IMAS naik Rp100 ke Rp16.900.

Sementara saham yang melemah seperti saham UNTR turun Rp500 ke Rp25.000, TLKM turun Rp300 ke Rp7.450, UNVR turun Rp300 ke Rp20.900, BTPN turun Rp175 ke Rp3.600, SGRO turun Rp125 ke Rp2.575, ASII turun Rp100 ke Rp67.650, BYAN turun Rp100 ke Rp12.400.


 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat