Berburu Harta Luthfi

IPO PLN Batam Mundur Menjadi Semester I-2013

  • Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    Tempo
    Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri menyiapkan dua langkah untuk meredam inflasi. Langkah ini diambil menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

  • Emas Jatuh Jelang Kesaksian Bernanke di Kongres

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor tetap berhati-hati menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve Ben Bernanke tentang prospek ekonomi AS di Kongres pada Rabu. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 6,5 dolar AS, atau 0,47 persen, menjadi menetap di 1.377,6 dolar AS per ounce. Bernanke pada Rabu akan memberikan keterangan tentang prospek ekonomi AS, sementara Komite Pasar

  • Ini Dia Tiga Bank Barteran Transaksi DBS-Danamon

    Plasadana

    PLASADANA.COM – Asas resiprokal dari otoritas moneter Singapura merupakan harga mati yang diberikan Bank Indonesia, sebelum akuisisi 40 persen saham Bank Danamon disetujui. Untuk siapa asas resiprokal itu?Seperti dilansir Reuters,  Bank Indonesia menetapkan syarat agar pemerintah Singapura memberikan perlakuan yang sama bagi bank Indonesia yang ekspansi ke negara tersebut (asas resiprokal). Asas resiprokal itu harus diberikan pada tiga bank pemerintah: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara

Jakarta (ANTARA) - Rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) PT PLN Batam yang dijadwalkan dapat direalisasikan akhir tahun ini, terpaksa mundur menjadi semester pertama 2013.

Mundurnya jadwal IPO PT PLN Batam itu disebabkan neraca keuangan perseroan mengalami penurunan akibat kerusakan salah satu pembangkit listrik.

Direktur Utama PLN Batam Dadan Koernadipura mengungkapkan di Jakarta, Kamis, kerusakan generator di salah satu pembangkit listrik mengakibatkan laba bersih pada semester pertama 2012 turun drastis menjadi Rp24 miliar, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp70 miliar.

"IPO ini rencananya menggunakan buku Juni 2012, namun hasilnya kurang bagus sehingga pemegang saham menyarankan untuk ditunda saja," kata Dadan kepada ANTARA.

Ia mengakui, kerusakan sudah diatasi sehingga pembangkit listrik tersebut dapat beroperasi dengan baik. Di samping itu, perseroan juga telah mengoperasikan pembangkit listrik yang baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Batam.

"Sehingga kami harapkan akhir tahun ini laba bisa mencapai Rp90 miliar, dengan pendapatannya sekitar Rp1,9 triliun," tuturnya.

Ia mengharapkan, buku laporan keuangan Desember 2012 dapat berjalan sesuai dengan target perseroan, karena akan dijadikan sebagai dasar valuasi IPO. Saat ini, perseroan bersama dengan pemegang saham PT PLN Persero terus melakukan persiapan menuju penawaran saham tersebut.

"Semuanya itu tergantung pemegang saham, maunya kapan. Apakah mau menggunakan buku Desember atau tidak. Tetapi, kalau kita harus melakukan semester II 2013 tidak mungkin karena dekat pemilu, kalau pun tidak berarti 2015," ungkapnya.

Untuk penjamin pelaksana emisi, perseroan sudah menunjuk PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Lembaga penunjang IPO lainnya, yakni penasihat keuangan (financial advisor) Ernst & Young (EY), Biro Administrasi Efek (BAE), PT Datindo Entrycom, serta Kantor Akuntan Publik (KAP) Deloitte.

Dana hasil perolehan IPO ini nantinya akan digunakan untuk membiayai rencana sejumlah proyek pembangunan di Batam yang diperkirakan menelan dana hingga Rp6 triliun dalam lima tahun mendatang.

Dana ini untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), transmisi, serta pembangkit yang dimulai pada 2013 mendatang.(rr)



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat