Irak Kurangi Subsidi BBM Meski Kaya Minyak

  • KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    Tempo
    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang mempertimbangkan pengoperasian kereta tambahan untuk masa mudik Lebaran tahun ini. "Masih dibahas, mudah-mudahan nanti awal Juni sudah ada," kata Juru Bicara KAI Daerah Operasi I (Daop I) Jabodetabek, Sukendar Mulya, saat dihubungi Tempo, Minggu, 19 Mei 2013.

  • Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    Tempo
    Dahlan Iskan: Perusahaan Outsourcing Harus Berubah

    TEMPO.CO , Jakarta:Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengatakan bahwa perusahaaan outsourcing yang akan bekerja sama dengan perusahaan BUMN harus mengubah sistem perusahaan untuk memenuhi tender. Pertama, perusahaan tersebut harus mempunyai sistem jenjang karier dan sistem kepegawaian.

  • Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tempo
    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    TEMPO.CO, Surakarta - Pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 535 rute Solo-Jakarta gagal terbang dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada Minggu, 19 Mei 2013. Semestinya pesawat diberangkatkan pukul 13.45 dengan membawa 169 penumpang. Tapi pesawat tak kunjung berangkat karena ada kendala teknis.

TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Irak membatasi subsidi bahan bakar minyak meski negara tersebut kaya minyak. "Hanya orang kaya yang diuntungkan oleh subsidi, kebanyakan orang miskin tidak punya mobil," kata Wakil Perdana Menteri Irak bidang energi Hussain Al Shahristani di Kantor Pertamina, Selasa, 26 Juni 2012.

Irak dikenal sebagai salah satu penghasil minyak tertua di dunia, dengan lapangan minyak skala besar sejak 1920-an. Saat ini, cadangan minyak Irak mencapai 143 miliar barel atau setara dengan 11 persen cadangan minyak dunia. Adapun Indonesia kesulitan menembus lifting minyak 950 ribu barel per hari.

Produksi minyak di Irak juga terus menunjukkan peningkatan, mulai dari 700 ribu barel per hari lalu melonjak jadi 2,3 juta barel per hari pada 2010. "Dan saat ini mencapai rata-rata 3 juta barel per hari," kata dia. Awalnya harga BBM lebih murah ketimbang sebotol air. Pada 2006, Hussain menambahkan, kebijakan subsidi BBM dikaji lebih kritis. Hasilnya, "Subsidi BBM dikurangi bertahap."

Masalah subsidi BBM, yang ditemui di Irak juga hampir serupa dengan di Indonesia. Mulai dari banyak dinikmati oleh masyarakat yang tidak berhak disubsidi, hingga maraknya penyelundupan di daerah-daerah perbatasan. "Dengan pengurangan subsidi, kami berhasil menekan konsumsi BBM hingga 40 persen dan menghentikan penyelundupan di daerah perbatasan," dia menegaskan.

GUSTIDHA BUDIARTIE

Berita Terkait

Gaji Dahlan Juga Dihibahkan untuk Ricky Elson

Tunggu Dahlan, Bupati Pangkep Duduki Semen Tonasa

Kasasi Kalah, Bank Mutiara Harus Bayar Nasabah

Menteri Armida : Indonesia Bukan Negara Gagal

Sriwijaya Masih Negosiasi Pembelian Jet Embraer

Survei Negara Gagal, Pemerintah Akui Buruk 2 Indikator

Ciputra Incar Kawasan Dekat Bandara di Sumatera

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat