Iran dan Kekuatan Dunia Adakan Pembicaraan yang Sulit

Istanbul (AFP/ANTARA) - Iran dan kekuatan dunia, Sabtu, menggelar pertemuan pertama mereka dalam 15 bulan, berharap untuk meredakan ketegangan atas program nuklir Teheran, tetapi dengan sikap keras di kedua belah pihak membuat kemajuan besar kemungkinan tidak terlihat.


Menurut pejabat yang dekat dengan perundingan antara Iran dan Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Perancis dan Jerman (P5 +1), yang paling bisa diharapkan adalah kesepakatan untuk mengadakan diskusi yang lebih rinci dalam beberapa minggu kemudian.


"Tanggapan Iran terbaru secara khusus mengatakan bahwa mereka siap untuk duduk dan berbicara tentang masalah nuklir. Bagi kami (Sabtu) adalah tentang pengujian itu," kata salah satu utusan.


"Kami tidak berharap untuk mendapatkan banyak detail, tetapi akan menjadi pertemuan awal untuk mungkin bertemu kembali dalam empat sampai enam minggu, jika waktu memungkinkan, saat kita akan mendapatkan pembicaraan secara detail," kata diplomat itu tanpa menyebut nama.


Mewakili Washington, Wendy Sherman, wakil untuk urusan politik. Ma Zhaoxu, asisten menteri luar negeri, memimpin delegasi China, sedangkan Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov memimpin tim Moskow.


Juga hadir adalah kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton.


Perhatian utama masyarakat internasional adalah kapasitas Iran yang semakin berkembang untuk memperkaya uranium, yang dapat digunakan dalam pembangkit listrik dan pemanfaatan damai lainnya, tapi ketika dimurnikan lebih lanjut, bisa untuk senjata nuklir.


Kekhawatiran tertentu adalah lokasi Fordo yang sebelumnya dirahasiakan di sebuah bunker gunung dekat kota suci Qom, saat ini untuk memperkaya kemurnian 20 persen, tetapi para ahli dapat mengkonfigurasi ulang untuk menghasilkan 90 persen yang bisa untuk senjata nuklir.


Menyoroti ketidakpercayaan yang mendalam dan perbedaan utama untuk mengatasinya, sebuah sumber yang dekat dengan delegasi Iran yang dipimpin oleh Saeed Jalili mengatakan Jumat bahwa komentar Barat menjelang pembicaraan Istanbul tidak "memberi kita banyak harapan."


"Sejauh ini delegasi Iran menemukan posisi Barat mengecewakan dan mengecilkan hati," kata sumber, yang ingin tetap anonim, kepada AFP. (nm/mp)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.