H+5 Terperangkap

Iran Ingatkan Negara-negara Arab untuk tidak Intervensi Suriah

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Hasrat negara-negara Arab untuk mengintervensi Suriah sepertinya tidak akan berjalan mulus. Sebab, ada beberapa negara sekutu yang akan memasang badang terkait langkah negara-negara Arab tersebut.

Salah satunya adalah Iran. Negeri Mullah yang merupakan barisan negara pendukung Suriah selain, Rusia dan Cina dengan tegas menolak rencana tersebut. Bahkan, melalui Komandan Garda Revolusinya, Jenderal Masoud Jazayeri, Iran memperingatkan negara-negara Arab untuk tidak melakukan niatnya tersebut.

Jika hal tersebut tidak diindahkan alias dilakukan, maka Iran meyakinkan akan melakukan serangan balasan. Hal itu disampaikan dia, kepada Kantor Berita Fars, Selasa (24/7).

Ia menambahkan, rezim Presiden Suriah Bashar Al Assad memiliki teman di wilayah (Timur Tengah) yang siap siaga untuk melakukan serangan balasan, terutama terhadap negara-negara Arab yang menebarkan kebencian.

Kendati demikian, Jazayeri tidak menyebutkan manakah negara Arab yang akan melakukan intervensi terhadap Suriah. Negara-negara di Teluk, seperti Arab Saudi, Qatar mendukung pemberontak Suriah, sementara Iran merupakan negara kunci yang menopang Bashar Al Assad.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.