Perang Lawan Geng Motor

Iran Kutuk Ledakan di Suriah

Tehran (AFP/ANTARA) - Iran pada Sabtu mengecam serangan bom bunuh diri mematikan di Damaskus, menuduh bahwa hal itu adalah "tindakan teroris" karya pemerintah asing yang ingin mempersenjatai oposisi Suriah.


Iran "mengecam aksi teroris yang membunuh dan melukai orang-orang Suriah dan juga mengutuk intervensi asing," kata wakil menteri luar negeri bertanggung jawab atas urusan Arab dan Afrika, Hossein Amirabdolahian, dalam pernyataan yang dimuat di website departemennya.


"Partai-Partai yang kembali mengirim senjata ke Suriah bertanggung jawab atas pembunuhan orang tak bersalah. Beberapa pihak, dengan mengirimkan senjata dan (melakukan) tindakan teroris di negara ini, mengejar tujuan mereka sendiri yang spesifik," katanya.


Media pemerintah mengatakan sedikitnya 11 orang tewas dan 28 cedera dalam pemboman bunuh diri, Jumat, menyerang jamaah yang hendak meninggalkan masjid setelah salat Jumat.


Observatorium Inggris yang berbasis di Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan dua warga sipil meninggal.


Amirabdolahian menekankan dalam pernyataannya bahwa solusi untuk kerusuhan Suriah harus menjadi "kesatuan politik" yang menggabungkan reformasi yang dijanjikan oleh Assad.


"Beberapa pihak menganggap dirinya berada di atas PBB dan utusan khususnya dan berusaha untuk memaksakan kehendak mereka dengan tindakan terburu-buru," katanya.


Amirabdolahian tidak menyebutkan nama mereka tetapi Qatar dan Arab Saudi adalah yang paling vokal mempersenjatai para pemberontak, meskipun kedua pemerintah menegaskan mereka tidak melakukannya.


Para pejabat AS telah menyuarakan kecurigaan bahwa Iran memasok rezim Assad dengan senjata dan penasehat militer, namun Teheran membantah itu. (yg/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.