Perang Lawan Geng Motor

Iran: PBB Perlu Perubahan untuk Selesaikan Krisis Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast mengatakan struktur PBB dan badan-badan afiliasinya harus berubah untuk membantu mereka menyelesaikan masalah-masalah global.

"Kami berpikir bahwa krisis sosial dan keuangan utama yang telah membawa konsekuensi negatif ... adalah hasil dari keputusan salah yang dibuat oleh beberapa negara yang hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri," katanya kepada Press TV, Ahad (2/9).

"Ada kebutuhan untuk gagasan-gagasan dan ide-ide baru sehingga jika mereka yang telah menyebabkan krisis tidak dapat menyajikan solusi yang tepat kita harus menggunakan pandangan negara merdeka," tambahnya.

Mehmanparast mencatat bahwa mekanisme organisasi ekonomi global seperti Dana Moneter Internasional (IMF) atau Bank Dunia harus dirancang sedemikian rupa untuk membantu negara-negara berkembang dan tidak hanya negara-negara industri.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga menyoroti pentingnya kehadiran Presiden Mesir Mohamed Morsi dalam KTT Gerakan Non-Blok Tehran (GNB) sebagai sesuatu yang efektif dan berguna. Menurut dia, kunjungan Morsi ke Iran sebagai wakil dari bangsa Mesir yang mengikuti gerakan Kebangkitan Islam di wilayah tersebut.

Mehmanparast mengecam upaya Barat yang menekan negara-negara tertentu untuk tidak menghadiri KTT di Iran. "Ini menunjukkan bahwa kekuatan yang telah mendominasi dunia dan beberapa negara [yang] keliru menganggap dirinya sebagai wakil dari masyarakat global, tidak bisa benar-benar mentolerir tubuh lain untuk memainkan peran dalam manajemen global," tuturnya.

KTT GNB ke-16 berakhir dilaksanakan di ibukota Iran pada Jumat (31/8), dengan negara-negara anggota menyepakati resolusi akhir, yang mencakup lebih dari 700 paragraf.

Resolusi akhir menyatakan dukungan untuk program energi nuklir Iran, menolak sanksi sepihak Amerika Serikat 'melawan Republik Islam, dan menyerukan upaya yang lebih besar untuk mendukung perjuangan Palestina.

Kebutuhan untuk memerangi Islamophobia dan rasisme di seluruh dunia dan mempromosikan perlucutan senjata nuklir global adalah beberapa isu penting lainnya yang disebutkan dalam dokumen.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.