Berburu Harta Luthfi

Iring-Iringan Presiden Dihambat, Polisi Dipecat

Liputan6.com, Manila: Lain di Indonesia, lain pula di Filipina. Kebiasaan di Indonesia jika ada iring-iringan kendaraan presiden mau lewat beberapa saat warga pengguna jalan sudah lebih dulu diberhentikan. Bahkan kadang hampir 20-30 menit lamanya. Sehingga banyak kepentingan masyarakat yang tertunda. Setelah rombongan berlalu, barulah masyarakat pengguna jalan boleh melanjutkan perjalanan.

Di Filipina seorang polisi dianggap menghambat iring-iringan kendaraan Presiden Benigno Aquino hingga akhirnya dipecat. Pejabat pemerintah setempat mengatakan, ketika rombongan presiden akan melintas seorang polisi tiba-tiba melintas dan memotong perjalanan presiden. Perilaku polisi tersebut sempat diperingatkan oleh pengawal kepresidenan. Tapi polisi itu masih bersikukuh tetap berputar arah. Tentu saja, polisi apes yang tak disebutkan namanya itu langsung dipecat.

"Polisi itu cukup arogan karena bersikeras untuk memutar dan menghambat perjalanan presiden," ujar Juru Bicara Kepresidenan Edwin Lacierda, Rabu (18/7).

Kepala Keamanan Negara, Brigadir Jenderal Ramon Mateo mengaku heran kenapa polisi tersebut bisa berbuat tidak sopan seperti itu. Namun, Mateo juga mengkritik rombongan presiden yang hanya menggunakan lampu kedap kedip saat melintas. Menurutnya, seharusnya rombongan menggunakan sirine. (AFP/Vin)