Penghargaan buat SBY

Israel Krisis Kepemimpinan!

REPUBLIKA.CO.ID,Seorang analis Israel, Ethan Huber menilai bahwa krisis yang dihadapi Israel bukan hanya krisis ekonomi dan sosial saja, melainkan juga krisis kepemimpinan. "Krisis yang terjadi saat ini bermula dari kosongnya kepemimpinan kuat di Tel Aviv."

Farsnews melaporkan, Huber meyakini bahwa demam revolusi di dunia Arab juga kini telah menjangkiti Israel. Dikatakannya, "Krisis yang dihadapi Israel saat ini bukan harga keju, atau aksi Palestina, bahkan bukan ancaman ambruknya ekonomi Amerika. Krisis tersebut bahkan bukan krisis politik, keamanan, atau ekonomi-sosial, melainkan dalam krisis kepemimpinan."

Huber menjelaskan, "Krisis kepemimpinan merupakan krisis yang memiliki akar sejarah dalam bangsa Yahudi Bani Israel. Krisis ini selalu mendera Israel."

Analis Israel ini menambahkan, "Fenomena yang saat ini menyibukkan benak setiap individu di Israel adalah masalah kepemimpinan. Semua orang mengetahui bahwa apa yang dibicarakan oleh kelompok kanan dan kiri, semuanya adalah fatamorgana. Pada hakikatnya, kedua kelompok sama-sama tidak menyimpan apapun di kantong."

Menurutnya, "Di Israel, tidak ada pemimpin yang dapat membimbing sebuah kaum." Lebih lanjut Huber menjelaskan bahwa bahwa krisis yang melanda Israel saat ini, akan menjadi sangat serius di masa mendatang. Jika Israel tidak merekrut pemimpin dari luar seperti Bill Clinton, maka terpaksa Israel harus puas hanya dengan pemimpin-pemimpin yang ada saat ini. 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.