Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan berhasil menguat, ditutup naik 19,737 poin (0,48 persen) ke posisi 4.159,277. Meski begitu, selama sepekan IHSG melemah tipis 0,17 persen, setelah dalam empat pekan sebelumnya mengalami penguatan.
Branch Manager First Asia Capital Pontianak, Yangpi, mengatakan, selama sepekan terakhir aksi beli pelaku pasar lebih banyak didorong saham-saham papan tengah terutama sektor properti, kontraktor karya, perkebunan, industri dasar, dan farmasi. Sedangkan saham pertambangan cenderung dilepas investor.
Investor asing sepekan mencatatkan nilai penjualan bersih Rp 398,97 miliar dibandingkan pekan sebelumnya yang membukukan pembelian bersih Rp 1,39 triliun. IHSG sepekan bergerak dalam rentang support 4.110 dan resisten di 4.170.
"Sementara memasuki perdagangan awal pekan ini, pergerakan indeks akan cenderung bervariasi dalam rentang konsolidasi. Tekanan pasar masih dipengaruhi perlambatan pertumbuhan China dan isu kebijakan sektor tambang yang kurang kondusif," ujarnya kepada Tribun di kantornya, Senin (16/4/2012).
Sedangkan katalis positif berasal dari rencana pembagian dividen emiten sektoral dan antisipasi kinerja kuartal I 2012. Perkembangan bursa global akhir pekan kemarin kembali dilanda tekanan jual. Indeks saham utama di Wall Street ditutup rata-rata melemah di atas 1 persen.
Penurunan ini membuat Wall Street selama dua pekan terkoreksi rata-rata di atas 2,5 persen. Meningkatnya yield obligasi Spanyol, pelemahan ekonomi di China (1Q12 tumbuh 8,1 persen di bawah ekspektasi 8,4 persen) menjadi pemicu penurunan saham di Wall Street sepekan kemarin.
Menurut Yangpi, perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang sempit sekitar 30 poin dengan penguatan terbatas.
IHSG S1 4110 S2 4070 R1 4170 R2 4190
Saham Pilihan
ENRG 169-180 Buy
ASII 73800- 75750 BoW
KAEF 500-550 SoS
MAPI 6750-7050 Trading Buy
BRAU 495-540 BoW
BBNI 3900-4000 Buy
SMCB 2450-2575 Trading Buy
LSIP 3000-3200 Trading Buy
APLN 370-385 BoW
SUMBER : First Asia Research
DATA : Steven


