H+5 Terperangkap

Italia Pompa 30 Miliar Euro ke Dunia Usaha

  • SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    Tempo
    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Kepala BKPM Dr Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan pengganti Agus Matowardojo. »Atas pendidikan, pengalaman yang cakap, Chatib Basri saya pilih menjadi Menteri Keuangan,” kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Mei 2013.

  • Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    Tempo
    Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang

    TEMPO.CO, Surakarta - Pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 535 rute Solo-Jakarta gagal terbang dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada Minggu, 19 Mei 2013. Semestinya pesawat diberangkatkan pukul 13.45 dengan membawa 169 penumpang. Tapi pesawat tak kunjung berangkat karena ada kendala teknis.

  • KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    Tempo
    KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik  

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang mempertimbangkan pengoperasian kereta tambahan untuk masa mudik Lebaran tahun ini. "Masih dibahas, mudah-mudahan nanti awal Juni sudah ada," kata Juru Bicara KAI Daerah Operasi I (Daop I) Jabodetabek, Sukendar Mulya, saat dihubungi Tempo, Minggu, 19 Mei 2013.

Paris (AFP/ANTARA) - Perdana Menteri Italia Mario Monti, Selasa mengatakan, pemerintah Italia tahun ini akan membayar kembali hingga 30 miliar euro (38 miliar dolar AS) utangnya kepada dunia usaha dalam rangka memberikan dorongan kepada ekonomi yang kesulitan.

"Dengan intervensi hari ini kita akan mulai membayar pinjaman komersial yang dimiliki negara dan membayar 20 hingga 30 miliar euro tahun ini," kata Monti dalam sebuah konferensi pers.

Menurut asosiasi bisnis negara Italia berutang sekitar 70

miliar euro.

Monti mengatakan, pembayaran itu adalah "penting, mendasar" karena perusahaan "perlu likuiditas, bahan bakar untuk menghidupkan kembali motor produktivitas dan akhirnya melihat beberapa sinar cahaya" dalam perekonomian yang telah mengalami resesi sejak akhir

tahun lalu.

Sebelumnya pada Selasa, badan statistik nasional Italia memangkas proyeksi ekonominya untuk tahun ini menjadi kontraksi, 1,5 persen, lebih dari kontraksi 1,2 persen yang diperkirakan oleh pemerintah.

Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan pada Selasa

menurunkan proyeksinya untuk Italia menjadi kontraksi 1,7 persen tahun ini dan mengatakan mereka memperkirakan resesi akan terus berlanjut tahun depan dengan PDB menyusut 0,4 persen.

Monti mengatakan, Italia pada akhir tahun ini akan memenuhi peraturan Uni Eropa tentang pembayaran pemasok dalam waktu 60 hari, turun dari hingga 180 hari saat ini. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat