Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Jakarta masih membutuhkan tambahan kuota impor daging sapi sebesar 6.700 ton.
Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang, mengatakan, 6.700 ton itu untuk menambah sisa kuota impor semester dua sebesar 8.300 ton yang semuanya diperuntukkan untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.
"Sampai saat ini kecenderungan harga tetap naik dan stoknya masih mengkhawatirkan. Sedangkan Ramadhan tinggal dua minggu lagi. Total kebutuhan untuk Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini sekitar 15.000 ton," ujar Sarman, Minggu (8/7/2012) dalam keterangan persnya.
Menurut dia, kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri adalah hal yang wajar, namun jangan sampai melewati ambang batas kemampuan daya beli masyarakat.
Dikatakannya, kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat menjelang dan selama Ramadhan serta Idul Fitri selalu meningkat hampir tiga kali lipat.
"Banyak yang membutuhkan daging sapi saat Ramadhan dan Idul Fitri. Seperti industri pengolahan dan usaha di bidang horeca (hotel, restoran, cafe, dan catering). Itu sebabnya kuota daging impor harus ditambah," tukasnya.
KLIK JUGA:
- Diskon Gede-Gedean di Hari Terakhir JakCloth 2012
- Polisi - Jaksa Segera Bahas Berkas John Kei
- Polisi Tak Permasalahkan Kubu John Kei Mengadu ke…
- Didik Isi Masa Tenang Dengan Bermain Futsal
- Foke: Kenapa Bakar Sampah Ruwet Banget?



Yahoo! OMG