TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kandidat incumbent Fauzi Bowo sadar, kampanye akbarnya yang digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Setia Budi, Jakarta Selatan, Sabtu (30/6/2012), telah membuat kemacetan di Jalan. Ia pun meminta maaf.
"Saya minta maaf hari ini membua Jakarta macet, macet karena (kandidat) nomor satu," kata Foke dalam orasinya.
Di hadapan ribuan pendukung Goke-Nara, ia menuturkan bahwa kemacetan yang disebabkandidat nomer satu itu, juga dikarenakan warga percaya, hanya Fauzi Bowo lah yang mampu memecahkan masalan di Jakarta.
"Orang percaya cuma nomer satu yang bisa ngurangin kemacetan, saya harap kita berhasil menghadirkan Jakarta yang aman dan nyaman," terangnya.
Namun ia sadar, bahwa menyelesaikan masalah kemacetan memang membutuhkan waktu. Oleh karena itu Foke meminta dukungan wararta untuk bisa maju satu periode lagi, agar kemacetan di Jakarta semakin tuntas.
Ia pun mengaku siap diturunkan dari jabatannya, bila rakyat menganggap gubernur DKI tidak amanah, dan menginginkan gubernur DKI Jakarta diturunkan.
"Warga jakarta jadi wasit, kalau nggak amanah kita tolong behentikan, yang memberi amanah itu warga Jakarta, saya dan bang Nachrowi ikhas kalau diberhentikan warga Jakarta," tandasnya.
Sejak pagi, ribuan massa pendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli mulai bergerak dari sejumlah arah menuju Stadion Sumantri Brojonegoro, Setiabudi Jakarta Selatan.
Situasi jalan HR Rasuna Said di kedua arah sempat macet parah akibat adanya kampanye Cagub dan Cawagub di wilayah tersebut.
- Saat Kampanye, Foke Sindir Cagub Daerah
- 350 Polisi Jaga Kampanye Hendardji-Riza
- Faisal Basri: Banggalah Jadi Orang Independen
- Jambret Beraksi Saat Kampanye Foke-Nachrowi
- Foke: Pilih Saya, yang Lain Jangan
- Foke: Saya Ikhlas Diberhentikan Rakyat



Yahoo! OMG