Kabut Asap

Jakarta Pastikan Tak Ada Soal SMP Bocor

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah Sekolah Menengah Pertama di Jakarta memastikan tidak ada kebocoran soal dalam pelaksanaan ujian nasional yang serentak digelar di seluruh wilayah Indonesia hari ini.

"Naskah soal yang kami terima sangat rapi, bahkan terbungkus plastik di luarnya. Tidak mungkin ada kebocoran," kata Kepala SMP Al Qalam Jakarta, Mahidin Syahidu, ketika ditemui ANTARA, Senin.

Dikatakannya, pihak sekolah sendiri tidak mengetahui tentang isi amplop soal yang didistribusikan itu.

"Berkas soal hanya dibuka di kelas oleh pengawas, mereka yang tahu tentang skema pembagiannya seperti apa," tuturnya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Jakarta, Sandi Irawan, juga mengungkapkan ketidaktahuannya soal rincian paket soal yang dibagikan kepada siswa itu.

"Kode soal ada lima paket, tetapi kami tidak tau pembagiannya seperti apa. Pengawas sepenuhnya bertanggung jawab terhadap hal itu," ujarnya yang ditemui dalam kesempatan berbeda.

Sandi menyimpulkan, pelaksanaan ujian nasional (UN) di sekolahnya pada hari pertama berjalan lancar, dengan tingkat kehadiran siswa mencapai 100 persen.

"Jumlah peserta di sekolah kami ada 50, dengan rincian 32 siswa dan 18 siswi," ungkapnya.

Sebanyak 1.294 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di Jakarta menggelar UN bagi 117.288 siswa mereka pada Senin ini (23/4).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi, sebelumnya merinci peserta UN SMP berjumlah 1.051 siswa, sementara Madrasah Tsanawiyah 228 dan 15 peserta di SMP Luar Biasa.

Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo, yang melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah menargetkan angka kelulusan 99 persen bagi siswa SMP se-DKI, sama dengan pencapaian tahun sebelumnya. (rr)




PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat