jalan Sehat Bersama Hidayat-Didik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPC PKS Jagakarsa menggelar acara jalan santai bertajuk "Jalan Sehat Hidayat-Didik" di 6 titik se-kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (6/5/2012).

Kegiatan ini dipusatkan di posko relawan Hidayat-Didik, di Jalan Raya Lenteng Agung (Setelah Stasiun Lenteng Agung, dari arah pasar Minggu). Dalam acara tersebut, para peserta jalan sehat diberikan topeng Hidayat Nur Wahid.

Menurut Agung koordinator acara sekaligus staf kaderisasi DPC PKS Jagakarsa, dalam acara tersebut disediakan hiburan dan door prize bagi peserta.

"Kita nanti akan tampilkan hiburan untuk peserta, mulai dari sulap, tarian betawi, silat betawi, serta penampilan dari pengamen jalanan," tutur Agung kepada Tribun.

Selain hiburan peserta juga disediakan sarapan gratis serta berkesempatan memperoleh berbagai barang yang disediakan untuk dijadikan door prize.

"Hadiah untuk ada banyak, mulai dari sepeda, tv 14 inch, rice cooker, dispenser, dan lain sebagainya," ujar Agung.

Agung menambahkan, sebagian besar hadiah door prize dan dana yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil sumbangan dari kader-kader PKS di DPC Jagakarsa.

Dalam kegiatan ini juga terdapat motor pelayanan PKS yang berisi tv edukatif, obat-obatan, buku-buku bacaan, bagi warga masyarakat sebagai bentuk pelayanan dari PKS.

Menurut Agung, setiap DPW di Jakartan, masing-masing memiliki 3 motor sejenis untuk digunakan sebagai pelayanan kepada masyarakat.

"Di Jakarta selatan ada 3 motor juga. Untuk pengaturan rute motor ada di DPW PKS Jakarta," tutur Agung.

Acara jalan sehat tersebut juga dihadiri oleh, Sohibul Iman, anggota komisi VI DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera.

Hidayat Nur Wahid sendiri dijadwalkan untuk hadir dalam acara pertemuan dengan paguyuban prambanan dan bakti sosial pelayanan kesehatan murah dan dhuafa serta sembako murah nanti siang.

"Nanti Pak Hidayat sekitar jam 1 akan hadir di RW 3 ketemu paguyuban prambanan dan di RW 5 baksos pelayanan kesehatan murah dan dhuafa serta sembako murah," pungkas Agung.(bahri kurniawan)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat