Jawa Timur Rintis Mobil Dinas Berbahan Bakar Gas

  • Transaksi Pembayaran dengan e-money Dimulai Juni

    Antara

    Medan (ANTARA)- Bank Indonesia mulai menjalankan transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money (uang elektronik) pada Juni mendatang."Peluncuran program dan produk financial inclusion, transaksi pembayaran dengan menggunakan e-money itu akan mulai dicoba di enam provinsi termasuk di Sumut," kata Direktur Divisi Komunikasi Bank Indonesia Pusat, Peter Yakub, di Medan. Kamis.Selain Sumut, "pilot project" e-money itu dilakulkan di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur dan

  • 2014, Datsun Bakal Bangkit Dari Kubur

    Plasadana

    PLASADANA.COM - Nissan Motor Co bakal meluncurkan strategi baru untuk merebut pasar Asia. Pabrikan asal Jepang itu bakal merilis merek yang sudah lama mati suri: Datsun. Dengan sub-merk kendaraan menengah ke bawah ini, Nissan bakal merebut pasar di India dan Indonesia. Menurut Kenichiro Yomura, Direktur Nissan Asia, mobil-mobil di bawah merek Datsun akan dipasarkan di 145 dealer di India, sebelum kemudian masuk Indonesia. Para 2014, beberapa model sedan buatan Datsun akan bersaing dengan

  • Harga Minyak Turun Setelah Data China Mengecewakan

    Antara

    New York (ANTARA/Xinhua) - Harga minyak dunia melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data aktivitas manufaktur dari China mengecewakan, namun penurunannya dibatasi pelemahan dolar AS, kata para analis. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun tipis sebesar tiga sen menjadi menetap di 94,25 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli turun 16 sen, atau 0,15 persen, menjadi ditutup

TEMPO.CO,Surabaya- Empat orang dan satu teknisi nampak sibuk megutak atik mesin mobil Kijang di salah satu bengkel mobil dibilangan Rungkut, Surabaya, Jumat 2 November 2012. Perangkat injeksi bahan bakar yang telah dimodifikasi dengan nozle tergeletak begitu saja.

Sejurus kemudian, si teknisi mengambil dengan cekatan unit konverter kit beserta perangkat pendukungnya. Merasa telah sesuai, konverter kit itu dikembalikan ke tempatnya yang berbentuk kardus segi empat."Wis pas (sudah sesuai)," ujar sang teknisi memberi aba-aba.

Itulah gambaran sehari-hari aktivitas di bengkel PT Autogas Indonesia yang ditunjuk sebagai rekanan untuk menjalankan pemasangan konverter kit kendaraan dinas di Jatim. Sejak resmi beroperasi tanggal 30 Oktober lalu, sudah enam unit mobil dinas Pemerintah Provinsi Jawa Timur memasang perangkat konverter kit di bengkel tersebut. Memasang alat ini membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari. Tarif yang dipatok pun bervariasi, tergantung jumlah silinder dan bahan bakunya. Pemasangan konverter kit untuk BBG jenis LGV (V-Gas) lebih murah ketimbang jenis CNG.

Sumitro, koordinator PT Autogas Indonesia cabang Surabaya merinci, bahan baku tabung CNG dan LGV berbeda. Tabung gas CNG lebih tebal dibanding tabung jenis LGV. Perbedaan bahan baku ini lantaran tekanan pada CNG hingga 200 bar. Satu unit konverter kit jenis CNG dengan mesin empat silinder seharga Rp 15 juta. "Kalau LGV dengan kapasitas mesin sama, cuma Rp 13 juta," katanya sembari menunjukan cara kerja parameter tekanan di konverter kit.

Mesin dengan jumlah empat silinder berbeda dengan enam silinder. Mengingat, pada enam silinder ada tambahan dua nozzle di sistem injeksinya. Perbedaan ini berdampak pada selisih harga jual unit konverter kit. Belum genap satu minggu dibuka, Sumitro mengaku banyak mendapat telepon yang menanyakan tentang cara kerja BBG berikut ongkos pemasangannya. Bagi Sumitro, ini menunjukkan animo masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh teknologi BBG tersebut.

Ia membandingkan dengan bengkel Autogas di Jabodetabek. Dalam sehari, rata-rata bengkel Autogas Jabodetabek melayani 15 unit kendaraan yang ingin mengubah sistem pembakaran mesinnya. Kini pihaknya terus jemput bola ke instansi-instansi pemerintahan yang ingin memasang konverter kit. "Hari ini, dua mobil Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Timur akan memasang konverter," kata Sumitro.

Namun, ia mengingatkan, konversi BBM ke BBG wajib didukung dengan tersedianya infrastruktur SPBG. Untuk sementara, pihaknya hanya menerima pemasangan konverter kit bagi kendaraan bahan bakar bensin. Untuk solar, jauh lebih rumit dan mahal. Rumit karena setiap pengisian BBG harus diikuti dengan pengisian solar. Perbandingannya 60:40, 60 persen BBG dan 40 persen solar. Mahal karena jika tak ingin campuran, harus mengganti silinder heat.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas ESDM Jatim, Dewi J. Putriatni menuturkan, ia belum tahu pasti berapa unit mobil dinas yang mendapat konverter kit gratis. Dalihnya, pembagian konverter kit tidak harus melibatkan Dinas ESDM Jatim. Dewi sendiri tak keberatan jika mobil dinasnya diharuskan memakai BBG, meski infrastruktur masih minim."Bisa jadi dinas terkait langsung mendapat dari kementerian ESDM. Jadi gak harus melalui Dinas ESDM Jatim," ucapnya.

Soal rencana pembangunan empat SPBG di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik disamping empat SPBG yang existing, Dewi tak mengetahui perkembangannya. Ia menyerahkan hal ini sepenuhnya pada PT Pertamina (Persero)."Itu langsung tanya Pertamina saja, saya gak tahu kelanjutan empat SPBG itu," imbuh Dewi.

Terpisah, sikap Asisten General Manager External PT Pertamina Area Pemasaran V, Eviyanti Rofraida setali tiga uang dengan sikap Dewi J.Putriatni. Eviyanti mengaku tak tahu menahu perihal perkembangan rencana pembangunan empat SPBG di wilayahnya. Justru ia balik menyerahkan masalah ini ke Dinas ESDM Jatim, yang notabene kepanjangan tangan dari kementerian ESDM selaku pembuat kebijakan."Wah saya gak tahu perkembangannya mas. Itu kan langsung antara kementerian dan swasta," kata Evi kepada Tempo.

DIANANTA P. SUMEDI

Berita Terpopuler:

Angelina Sondakh Akui Pertemuan di Kemenpora

Jokowi Pertanyakan 3 Soal Sebelum Loloskan MRT

''2014, Jakarta Akan Mirip Shanghai'' 

Lima Penyidik KPK Mengundurkan Diri

Denny Kuliahi Dosennya Di Melbourne

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat