TEMPO.CO, Kediri - Mendekati pemilihan wali kota yang akan dilangsungkan pada 2014 nanti, Pemerintah Kota Kediri meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp 250 ribu per keluarga. Bantuan ini diberikan tanpa syarat dan ketentuan dalam penggunaannya.
Ditemui di sela pembagian kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Kelurahan Campurejo, Mojoroto, Kota Kediri, Samsul Ashar mengatakan, pemerintah akan menyalurkan bantuan tersebut kepada 11 ribu keluarga miskin di Kediri. "Ini khusus keluarga sangat miskin," kata Samsul, Senin, 14 Januari 2013.
Program itu akan diluncurkan awal tahun ini dan sudah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2103. Dengan perhitungan jumlah penerima mencapai 11 ribu keluarga, dana yang disediakan mencapai Rp 2,75 miliar.
Samsul membantah jika program ini untuk melancarkan suksesi tahun 2014, di mana dia memastikan diri akan memperpanjang jabatannya.
Wakil Direktur lembaga swadaya masyarakat Alha Raka, Munasir Huda, menuding program bantuan itu hanya untuk mendongkrak popularitas Samsul dalam pemilihan Wali Kota Kediri nanti. Pasalnya, bantuan itu diluncurkan berdekatan dengan suksesi pilkada dan terkesan tanpa konsep yang jelas. "Program ini memboroskan keuangan negara," ujar Munasir.
HARI TRI WASONO


