Jerman Hanya Pikirkan Yunani, Bukan Inggris

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah partai sarat rivalitas berpotensi terjadi pada babak semifinal. Syaratnya, Jerman melewati hadangan Yunani, dan Inggris menaklukkan Italia pada perempat final.

Peluang melaju ke empat besar paling besar tentu dimiliki Jerman. Di atas kertas, Der Panzer berada satu kelas di atas sang lawan. Hanya saja, Sami Khedira enggan berspekulasi terkait babak empat besar. Skenario pertemuan timnya dengan Inggris, diyakini Khedira, bukanlah fokusnya saat ini.

"Kami fokus pada Yunani. Mereka memiliki tim hebat dan kami tidak akan meremehkannya. Kami juga tidak memikirkan semifinal atau final saat ini," ujar gelandang Real Madrid itu seperti dilansir Goal.

Ancaman bahaya Yunani juga disadari oleh Khedira. Anak asuhan Fernando Santos itu dinilai punya barisan belakang yang kokoh. "Mereka cepat dalam serangan balik. Kami harus bermain dengan kecepatan tinggi dan memanfaatkan peluang kami," lanjut Khedira.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.