Penghargaan buat SBY

Jet Tempur Suriah Serang Pemberontak Allepo

Beirut (AFP/ANTARA) - Pesawat tempur pemerintah Suriah menyerang daerah yang dikuasai oleh pemberontak, distrik Salaheddin dan Sakhur di sebelah utara kota Aleppo pada Minggu, kata seorang pengawas.


"Jet-jet tempur digunakan untuk menyerang Salaheddin dan Sakhur," kata Rami Abdel Rahman dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia kepada AFP.


Sebelumnya, bentrokan pecah antara tentara dan pemberontak di distrik Ansari, Hamdaniyeh dan Sukari di Aleppo, tempat pertempuran sengit sejak 20 Juli, ujar Observatorium, menambahkan sedikitnya 40 orang tewas di seluruh Suriah pada Minggu.


Dari mereka yang tewas, 24 adalah warga sipil, 10 orang tentara dan enam pejuang pemberontak itu.


Di Damaskus, pasukan rezim menyerbu distrik Qaboon pada Minggu, menangkap beberapa warga sipil, Observatorium menambahkan bahwa salah satu tahanan adalah seorang anak berusia 12 tahun.


Setelah bentrokan dengan pemberontak di Rokn Eddin, Sabtu, militer mendirikan pos pemeriksaan di sekitar Damaskus dan beberapa di bagian lain ibu kota.


Di tempat lain di provinsi Damaskus, bentrokan pecah di Kfar Batna saat pasukan rezim menyerang desa itu. Tentara juga menyerang Harasta, di provinsi yang sama.


Di Rastan, provinsi pusat Homs, pasukan rezim menggempur posisi pemberontak, kata Observatorium yang berbasis di Inggris itu.


"Pasukan rezim menembakkan lebih dari 60 rudal ke Rastan, dengan rata-rata sekitar empat sampai lima rudal per menit," tambah pengawas itu.


Pada Sabtu, kekerasan nasional menewaskan 205 orang, ujar Observatorium itu.


Tidak mungkin untuk memverifikasi secara independen korban jiwa dari Suriah, karena PBB telah berhenti memberikan hitungan tentang korban tewas. (yg/ik)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat