TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai dilantik menjadi orang nomor satu di Jakarta, Gubernur DKI Jokowi memaparkan program kerjanya untuk Jakarta kedepan. Ia menegaskan tak ada dalam kamusnya program 100 hari.
"Tidak ada program 100 hari. Yang penting itu cepat selesaikan. Pakai 100 hari, itu bukan budaya kami. Kami ingin kerja cepat. Misalnya kartu Jakarta Sehat, bisa segera didistribusikan dan digunakan. Besok akan kami lihat kampung kumuh, akan kami putuskan di lapangan. Karena perlu diketahui berapa APBD DKI 2012 yang sudah diketok palu," beber Jokowi, Senin (15/10/2012) di Balai Kota.
Jokowi menjelaskan dirinya hanya mempunyai sisa waktu kurang dari 2,5 bulan. Menurutnya jangka waktu tersebut akan digunakan untuk melihat ada berapa jumlah sisa APBD DKI 2012.
"Apa yang bisa kami kerjakan untuk mempercepat dan memperlihatkan bahwa sudah berubah. Karena memang yang ditunggu masyarakat itu kan memang yang cepat," cetusnya.
Mantan Walikota Solo ini juga menjelaskan bahwa ia tadi sudah menanyakan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI, Asisten Sekda, dan Sekda DKI, mana yang bisa digunakan dari sisa APBD DKI 2012 tersebut untuk melakukan perubahan.
"Kemudian tadi berbicara juga mengenai persiapan 2013. Ini masuk ke dewan, untuk disupervisi sesuai visi dan misi kami," paparnya.



Yahoo! OMG