Penghargaan buat SBY

Jokowi Bagi-bagi Resep Anti Capek

Jakarta (ANTARA) - Dubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di sela-sela kesibukannya Rabu ini, sempat berbagi resep agar tidak mudah lelah dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari.

"Setiap pagi, saya selalu minum air seduhan temulawak dicampur kacang hijau dan madu yang dibuat oleh istri. Saya tidak pernah sarapan. Minuman itulah sarapan saya," kata Jokowi ketika tengah menikmati makan siang bersama awak media di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu.

Menurut Jokowi, temulawak memiliki kandungan curcuma yang berfungsi memperbaiki fungsi hati, sehingga tubuh tidak mudah merasa lesu dan lelah.

"Di dalam temulawak itu, ada kandungan yang namanya curcuma. Kandungan itu bertugas untuk memperbaiki fungsi hati. Efeknya adalah tubuh menjadi tidak cepat capek karena fungsi hati tidak terganggu," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku sudah mengonsumsi minuman tersebut sejak 14 tahun silam, yakni ketika bekerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspor-impor.

"Saya sudah minum air temulawak itu selama 14 tahun. Sejak saya bekerja di perusahaan ekspor-impor. Sewaktu bekerja di sana, saya sering pulang jam dua pagi, bahkan tak jarang sampai jam empat pagi. Stamina saya harus kuat," tutur Jokowi.

Rabu ini, Jokowi melakukan kunjungan ke beberapa pasar di Jakarta, di antaranya Pasar Senen, Pasar Cempaka Sari dan Pasar Abdul Gani. Selain itu, Jokowi juga menyempatkan diri meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan.

Di pasar-pasar tersebut, Jokowi bertemu langsung dengan para pedagang dan mendengarkan keinginan mereka. Dia mengajak serta Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DKI Jakarta Ratna Ningsih.

Sementara itu, di Pintu Air Manggarai, Jokowi sempat termenung melihat tumpukan sampah yang nyaris menutupi seluruh tempat itu. Dia berharap agar masyarakat Jakarta memiliki budaya bersih dan tertib, sehingga tidak lagi membuang sampah sembarangan, termasuk di sungai atau kali.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.