Jokowi: Maju Cagub DKI, Saya Tak Punya Uang

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Joko Widodo mengaku tidak pernah membayangkan dirinya dapat maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Ia mengaku tidak memiliki uang yang banyak untuk bertarung di Pilkada DKI. Untuk itu, ia akan menghadiri acara di gedung bila diundang. Jika tidak, Jokowi memilih mendatangi kampung-kampung untuk menemui masyarakat secara langsung.

"Saya hadir kesini juga gratis. Kalau undangan pasti saya datangi, kalau enggak ada undangan ya saya enggak datang," kata Jokowi saat acara buka puasa bersama Jusuf Kalla di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Minggu(5/8/2012).

Jokowi merasa jabatan sebagai Wali Kota Solo terlalu jauh bila dibandingkan memimpin ibukota. Jokowi mengibaratkan dirinya sebagai semut diantara gajah yang bersaing memperebutkan DKI 1.

"Saya kadang-kadang juga enggak mimpi. Enggak ngebayangin, tahu jadi calon gubernur DKI, saya juga masih merasa semut waktu itu, saya merasa lainnya itu Gajah dan saya kecil seperti Semut. Saya pikir kalau di film cuma figuran," kata Jokowi.

Politisi PDI Perjuangan ini membenarkan cerita JK yang mendukungnya pertama kali untuk maju sebagai cagub DKI. Saat itu ia bercerita apa adanya kepada mantan Wapres RI tersebut.

"Saya katakan apa adanya, saya walikota di kota kecil lalu loncat ke Jakarta apa engga ketinggian. Beliau bilang saya yang urus," kata Jokowi.

Mengenai masalah dana dan izin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, JK juga meyakinkan Jokowi bahwa semuanya akan diurus. Padahal saat itu PDIP juga belum membicarakan nama Jokowi.

"Pada hari Minggu saya dapat sms dan kami datang dan benar saya dicalonkan di DKI. Saat itu saya pikir engga kesana, saya engga bawa baju, dan engga bawa syarat-syarat.  Ke KPU saya bawa KTP saja, saya cari-cari dpt baju kotak-kotak ini. Tapi ternyata baju ini baju berkah," katanya.

Mengenai perolehan suara 42,6 persen pada putaran pertama, Jokowi mengaku tidak kaget mendapatkan angka tersebut.

"Saya juga sempat katakan ke wartawan akan ada angka yang mengejutkan. Angka kami sampai 42 persen kira-kira begitu dan ternyata memang hampir segitu," pungkasnya.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
  • Foke: Ulama Beri Nasihat Agar Jakarta Terhindar dari Musibah
  • Ini Tanggapan JK soal Kampanye SARA Pilkada DKI
  • Mega Sempat Ragu Calonkan Jokowi, Lalu JK yang Meyakinkan
  • JK: Saya yang Pertama Kali Ajak Jokowi Maju di Pilgub DKI
  • Jusuf Kalla: Foke Itu Jarang Mau Mendengar Orang Lain
  • Ini Komentar Foke Soal Ceramah SARA di Masjid
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat