TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jokowi menyambangi fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI setelah menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha Kencana dari Kementerian Perhubungan. Pada kunjungan tersebut, Jokowi mengungkapkan ia tak akan melakukan pendekatan fraksi jika terpilih menjadi orang nomor satu di Jakarta.
Jokowi menyatakan hal tersebut saat ditanya bagaimana menjalankan program-programnya dengan lancar bila menjadi Gubernur DKI, mengingat 32 kursi di DPRD DKI masih diduduki oleh kader Demokrat yang merupakan partai oposisi dari PDI Perjuangan.
Menurutnya ia tidak mempermasalahkan hal tersebut karena ia tidak pernah melakukan pendekatan pada tiap parpol lain ataupun fraksi lain.
"Saya lakukan pendekatan program, bukan pendekatan fraksi atau partai. Program itu terbentuk dari problem di lapangan agar diselesaikan masalahnya. Karena program saya tidak mengada-ngada, saya yakin semua fraksi mendukung," ujar Jokowi, Selasa (29/5/2012).
Jokowi menjelaskan saat dirinya pertama kali menjabat sebagai Walikota Solo, dirinya mendapat voting atas program yang akan dilaksanakannya dari DPRD setempat, pada tahun pertama. "Tetapi mulai tahun kedua sampai tahun ketujuh tidak ada lagi. Karena programnya baik, untuk kebaikan kota dan rakyat. Jadinya semua fraksi mendukung," ucapnya.
Pria yang mempunyai ciri khas baju kotak-kotak pada pemilukada DKI tahun ini juga menambahkan, dirinya tidak pernah membuat program-program yang tidak jelas.
"Misalnya program penataan trotoar, tetapi trotoarnya tidak ada. Atau program drainase, tetapi cuma proyek. Kalau programnya baik, pasti akan didukung," tandasnya.



Yahoo! OMG