Penghargaan buat SBY

Jutaaan Wisatawan Serbu Sulsel

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Sulawesi Selatan (Sulsel) memperkirakan sekitar 2 juta wisatawan domestik akan mengisi musim liburan sekolah mereka di sejumlah tempat wisata di beberapa daerah di Sulsel.

Menyambut masa liburan panjang yang diperkirakan berlangsung pada akhir Mei hingga pertengahan Juli mendarang, manajemen usaha jasa wisata menambah investasi mereka dan terus berbenah.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo optimistis jumlah wisatawan akan terus mengalir ke Sulsel karena posisinya sebagai wahana utama 14 provinsi lainnya di Indonesia timur.

"Sulsel ini milik 14 provinsi di Indonesia timur. Kita berpacu, mulai tahun ini akan banyak wahana dan permainan baru yang mendidik yang akan hadir," kata Syahrul di sela-sela meninjau kesiapan soft opening  Gowa Discovery Park (GDP), kawasan yang bakal menjadi arena waterboom dan taman satwa terbesar di Sulsel, Kawasan Benteng Sombaopu, Gowa, Jumat (20/4/2012).

 Setidaknya akan ada empat wahana wisata baru yang diperuntukkan bagi anak sekolah akan hadir di Makassar dan Gowa. Sedangkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHTI) Sulsel menyebutkan, ada tambahan sekitar 600 tempat tidur di enam hotel bintang yang akan beroperasi di Makassar.

Kepala Dinas Pariwisata Suaib Malombassi, optimistis masa liburan panjang ini Sulsel akan menjadi ikon wisata baru di Indonesia.

Merujuk tren wisata, masa liburan sekolah adalah puncak kunjungan wisatawan domestik ke Sulsel. "Target kita diatas melebihi tahun lalu yakni di atas 1,8 juta orang yang datang ke sini," katanya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat