Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Sutarman menegaskan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak menghapus pasal Lapindo dalam Undang-undang (UU) APBN 2013 bukan termasuk pidana. Dia menilai, jika majelis MK salah memutus, hal itu masuk ke dalam ranah kode etik.
"Kalau dalam memutus ada kekeliruan, itu seharusnya ke komisi kode etik," ujar Sutarman di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (14/1).
Namun demikian, meski menolak menyebut laporan terhadap sembilan hakim konstitusi salah kamar, Sutarman mengatakan perkara tersebut akan tetap ditangani oleh penyidik. Setelah dilakukan pemeriksaan, dia menerangkan, perkara itu baru akan ditentukan apakah masuk dalam kewenangan Bareskrim atau tidak.
Sebelumnya, pemohon uji materi pasal Lapindo yakni Letjen (Purn) TNI Suharto melaporkan sembilan hakim konstitusi ke Bareskrim Polri karena diduga menggunakan data palsu dalam memutus perkara Nomor 53/PUU-X/2012. Data palsu yang dimaksud adalah keterangan DPR karena pemohon menilai pihak DPR tidak pernah hadir dalam persidangan.
"Dalam putusan ini tiba-tiba ada keterangan dari DPR tetapi selama proses kasus itu, DPR tidak pernah sekalipun hadir. Padahal menurut keterangan acaranya itu diperoleh dari keterangan persidangan," ucap kuasa hukum pelapor, Taufik Budiman.
Kenaikan BBM
- PKS Masih Yakin SBY Tidak Naikkan Harga BBMTRIBUNnews.com - 15 menit yang lalu
- Jero Wacik Sebut Orang Indoensia Kreatif Curi BBMTRIBUNnews.com - 50 menit yang lalu
- Mahasiswa Mamuju Datangi DPRD Terkait Kenaikan BBMAntara - 1 jam 1 menit lalu
- HMI Deliserdang Menolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 1 jam 8 menit lalu
- Kenaikan Harga BBM Tidak Ada Kaitan dengan PemiluTRIBUNnews.com - 1 jam 22 menit lalu
- Wapres Harapkan Masyarakat Tak Borong BBM BersubsidiAntara - 1 jam 22 menit lalu
- Tiga Siswa SMP Ikutan Demo BBM untuk Cari PengalamanTRIBUNnews.com - 1 jam 23 menit lalu
- Polda: Aksi Penolakan Harga BBM Aman dan KondusifTRIBUNnews.com - 1 jam 29 menit lalu
- Harga BBM Naik, Konsumen Pertamax Juga BertambahTRIBUNnews.com - 1 jam 42 menit lalu
- Menteri MS Hidayat Sebut BBM Naik dalam Hitungan HariTRIBUNnews.com - 1 jam 46 menit lalu
- Mendagri Sindir Jokowi yang Tolak Program Kompensasi BBMTRIBUNnews.com - 2 jam 4 menit lalu
- Buntut demo BBM, 81 orang masih diamankan di Mapolresta MedanMerdeka.com - 2 jam 8 menit lalu
- Polda Jambi tahan polisi yang tembak wartawan saat demo BBMMerdeka.com - 2 jam 10 menit lalu
- BBM Eceran di Rejanglebong Capai Rp8.000 PerliterAntara - 2 jam 50 menit lalu
- BBM Naik, Upah Buruh Harus Naik Tempo - 2 jam 58 menit lalu
- Kenaikan BBM Setelah Sidang Paripurna DPROtosia - 3 jam yang lalu
- Charlie Setia Band Percaya Alasan SBY Naikkan BBMTRIBUNnews.com - 3 jam yang lalu
- BBM Jadi Naik, IHSG MelesatPlasadana - 3 jam yang lalu
- Wali Kota Bandung Imbau Warga Tak Boros BBMTRIBUNnews.com - 3 jam yang lalu
- BBM akan naik, Wali Kota Bandung minta warga tidak borosMerdeka.com - 3 jam yang lalu
MERDEKA.COM,
Berita Lainnya
- Langgar Kode Etik, 70 Anggota KPU dan Bawaslu Dipecat
- Kata Dewan Pers Soal Kode Etik Forum Pemred
- DKPP Sidangkan Komisioner KPU Bali Terkait Pilkada
- Jimly Asshiddiqie: Koruptor Harus Dipenjara Dan Dipecat
- Gaji Kecil Bikin Jurnalis Tidak Jalankan Kode Etik
- INI: Putusan MK Munculkan Keresahan Kalangan Notaris
- Kapolda Pecat Empat Anggota Polresta yang Terlibat Pemerkosaan
- Mengawal Independensi Media Antara videos
- Benahi Regulasi, Majukan Bisnis Digital Antara videos
- Hakim Konstitusi Temui Presiden Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 40
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...


Yahoo! OMG