Jakarta (ANTARA) - Anggaran untuk infrastruktur seharusnya sebesar 20 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), kata Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Keuangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani.
"Karena infrastruktur kita sudah ketinggalan cukup jauh, maka anggarannya seharusnya 20 persen dari PDB untuk mengejar ketertinggalan ini," kata Rosan P Roeslani kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Menurut Rosan, anggaran untuk infrastruktur memang harus disediakan sebesar mungkin tetapi dalam pelaksanaannya juga harus direalisasikan secara komprehensif, bersama-sama, dan terperinci.
Ia berpendapat, saat ini pemerintah kerap membuat rencana atau pertemuan terkait dengan pembangunan infrastruktur tetapi dalam pelaksanannya kerap menjadi masalah.
"Penting agar anggarannya tersedia, tetapi lebih penting lagi adalah dalam hal eksekusinya," katanya.
Untuk itu, ujar dia, seharusnya para pemimpin Indonesia benar-benar menyadari bahwa permasalahan infrastruktur di Indonesia adalah persoalan yang mutlak harus segera diatasi dan tidak bisa ditunggu-tunggu lagi.
Rosan juga mengingatkan, dengan adanya perbaikan dalam infrastruktur maka bukan saja memperlancar distribusi pengadaan di daerah, namun juga akan menurunkan tingkat inflasi yang terjadi akibat tersendatnya distribusi.
Sementara itu, Direktur Institute for Developments of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Erani Yustika mengatakan, alokasi anggaran untuk infrastruktur di Indonesia masih sangat rendah bila dibandingkan dengan alokasi anggaran di sejumlah negara lain seperti Malaysia dan China.
Erani mencontohkan, alokasi anggaran untuk infrastruktur di Malaysia sebesar 14 persen dari PDB negara tersebut, atau tujuh kali lipat dari alokasi anggaran infrastruktur di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan dan BPS, rasio belanja infrastruktur terhadap PDB meningkat dari 1,19 persen pada 2005 menjadi 2,21 persen pada 2012.
Menurut Erani, meski periode 2005-2012 terjadi peningkatan belanja infrastruktur sebesar 28,2 persen per tahun, tetapi rasio belanja infrastruktur terhadap PDB masih jauh dari level ideal yaitu 5 persen. (tp)

