H+5 Terperangkap

Kadin-Ekonid Galang Kerjasama Perdagangan dan Investasi

  • SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    Tempo
    SBY Pilih Chatib Basri Sebagai Menteri Keuangan

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Kepala BKPM Dr Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan pengganti Agus Matowardojo. »Atas pendidikan, pengalaman yang cakap, Chatib Basri saya pilih menjadi Menteri Keuangan,” kata SBY di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Mei 2013.

  • Emas Naik karena Aksi "Short Covering"

    Antara

    Chicago (ANTARA/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin (Selasa pagi WIB) karena aksi "short-covering" (pembelian kembali emas yang telah dijual), menghentikan penurunan tujuh sesi berturut-turut. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 19,4 dolar AS, atau 1,42 persen, menjadi menetap di 1.384,1 dolar AS per ounce. Penurunan di pasar saham AS dan dolar yang bergerak melemah berkontribusi pada kenaikan emas pada Senin, kata para

  • Hari Ini, BI Putuskan Akuisisi Danamon Oleh DBS

    Hari Ini, BI Putuskan Akuisisi Danamon Oleh DBS

    Tempo
    Hari Ini, BI Putuskan Akuisisi Danamon Oleh DBS

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, menyatakan akan mengumumkan keputusan akuisisi PT Bank Danamon oleh Development Bank of Singapore (DBS) Ltd pada hari ini, Selasa 21 Mei 2013. Pengumuman izin akuisisi perbankan dengan nilai transaksi terbesar di Indonesia itu bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Darmin sebagai bos bank sentral. "Kita sedang menyusun laporannya, besok (hari ini) sore kami umumkan," kata dia di kantornya, Senin 20 Mei 2013.

London (ANTARA) - Pihak Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan `German-Indonesian Chamber of Commerce and Industry` atau Ekonid) sepakat meningkatkan kerjasama antar kedua institusi yang dituangkan dalam sebuah Nota Kesepahaman.

Penandatanganan kerjasama itu dilakukan Ketua Komite Bilateral untuk Jerman, Austria dan Swiss, Ilham A Habibie, sedangkan dari pihak Ekonid dilakukan Ketua Umum EKONID Ari Sumarno serta `Managing Director` Ekonid, Jan Ronnfeld, demikian keterangan KJRI Hamburg yang diterima ANTARA London, Jumat.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepemahan itu dilakukan di sela-sela kunjungan Delegasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke Jerman dalam rangka menghadiri `Hannover Messe 2012`.

Sebagaimana diketahui, `Hannover Messe 2012` itu sendiri merupakan salah satu pameran teknologi internasional terpenting yang diselenggarakan setiap tahun di Kota Hannover dan diikuti lebih dari 5000 perusahaan (`exhibitors`) dari 69 negara.

Penandatanganan MoU dilakukan Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto dan `Deputy Chief Executive and Managing Director for International Economic Affairs`, Kadin Jerman/DIHK, Dr Volker Treier, disaksikan Konsul Jenderal (Konjen) RI di Hamburg, M Estella Anwar Bey.

Penandatanganan MoU tersebut bertujuan mengembangkan kebijakan di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata antara Jerman dan Indonesia.

Juga, ini dimaksudkan untuk meningkatkan kegiatan bisnis pengusaha Jerman di Indonesia, membantu perdagangan Indonesia dengan Jerman secara berhasil guna, dan memperluas `Indonesian base business`.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kedua pihak sepakat melaksanakan Rencana Kerja (`Working Plan`) yang mencakup pertukaran informasi secara efektif mengenai perusahaan-perusahaan dan kesempatan bisnis.

Selain itu, pencarian mekanisme pemecahan masalah melalui forum pertemuan secara berkala dan pengembangan program kerjasama khusus dalam bentuk `joint initiatives`.

Yakni berupa penyelenggaraan `workshops` mengenai pengembangan pasar internasional, investasi di bidang `vocational training` dan pengembangan skema penerapan kebijakan ekonomi terkait.

Selain itu, pihak Ekonid sepakat memberikan dukungan kepada Kadin Indonesia terkait dengan pembentukan institusi pelatihan (`training institute`) sebagaimana yang dilakukan Jerman.

Sebelumnya, Delegasi Kadin Indonesia mengadakan pertemuan khusus dengan Kadin Jerman (DIHK) yang diketuai Dr Volker Treier, `Deputy Executive Director and Head of International Department`, Asosiasi, dan Kadin-Jerman (DIHK).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Delegasi DIHK menyampaikan, Jerman memandang Indonesia sebagai `emerging economy` yang memiliki potensi ekonomi sangat besar.

Salah satu aspek penting yang harus dilakukan untuk mengembangkan potensi tersebut, yaitu pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang profesional, sehingga kebutuhan perusahaan terhadap tenaga ahli dan profesional dapat terpenuhi dengan baik.

Untuk itu, pihak DIHK bersedia bekerjasama dan membantu Kadin Indonesia dalam penyelenggaraan `vocational training` dengan merujuk pada `best practices` yang dilakukan Jerman.

Pameran ini merupakan ajang pertunjukan dunia (`global shop window`) untuk produk-produk dan solusi teknologi baru yang dikembangkan berbagai perusahaan internasional dengan sektor prioritas di bidang teknologi energi, otomatisasi industri, pemasokan dan jasa industri, serta riset dan pengembangan.

Selain pertemuan dengan DIHK, Delegasi Kadin Indonesia juga mengadakan serangkaian pertemuan khusus dengan beberapa institusi dan pelaku ekonomi Jerman, seperti Federasi Industri Jerman (BDI), `German Engineering Association` (VDMA), serta pihak Kementerian Ekonomi dan Teknologi Jerman.

Ketua Umum Kadin Indonesia juga berkesempatan menjadi salah satu panelis acara Diskusi Panel pada forum `9th Niedersachsen Foreign Trade Day - ASEAN Region`, dengan tema "Business Potential in the ASEAN Growth Region bertempat di Hannover Messe".

Rangkaian acara kunjungan Delegasi Kadin Indonesia ke Jerman diakhiri dengan pertemuan khusus antara delegasi dengan Menteri Ekonomi dan Teknologi Jerman, Dr Phillip Rosler, membahas mengenai upaya peningkatan kerjasama perdagangan antara kedua negara.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat